
Rapat Pansus IV DPRD Kabupaten Sidoarjo bersama 18 kecamatan di ruang rapat Komisi DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (29/10/2026). Dok : Siska PSidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Raperda Tribumlinmas). Agenda kali ini berfokus untuk mendengarkan masukan serta aduan dari perwakilan ranting kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.
Wakil Ketua Pansus IV DPRD Sidoarjo, Ahmad Muzayyin, mengungkapkan bahwa dari total 18 kecamatan di Sidoarjo, banyak ditemukan persoalan krusial di tengah masyarakat yang membutuhkan penanganan serius.
”Poin hari ini adalah usulan dan masukan dari ranting kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. Fakta di lapangan, ternyata banyak problem di masyarakat yang luar biasa dan membutuhkan penanganan secara serius, terutama terkait kerja sama,” ujar Ahmad Muzayyin saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan pelik yang dikeluhkan warga di antaranya adalah maraknya peredaran minuman keras (miras), tindakan asusila, keberadaan bangunan liar (bangli), permasalahan sound horeg baik volume maupun hiburan khas sound horeg hingga pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan tidak pada tempatnya.
Selain itu, Pansus IV juga menyoroti aduan terkait tempat hiburan atau titik keramaian yang sempat dikabarkan beroperasi kembali meski sebelumnya telah disorot. Muzayyin memastikan persoalan tersebut telah masuk dalam radar pengawasan aparat penegak hukum dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo.
”Terkait hal tersebut, sudah dimonitor oleh Satpol PP Kabupaten. Insya Allah nanti ada tindakan tegas ya, biar tidak terjadi lagi,” tegasnya.
Pansus IV DPRD Sidoarjo menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antara jajaran tingkat kecamatan dengan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo agar penegakan aturan di lapangan dapat berjalan optimal. Seluruh masukan dari perwakilan kecamatan ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi penting dalam penyempurnaan Raperda Tribumlinmas.

