Atasi Penurunan Dana Desa, Bupati Sidoarjo Andalkan CSR 6.000 Perusahaan

Siska Prestiwati
29 Oct 2026 16:14
3 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Peran Corporate Social Responsibility (CSR) dunia usaha dinilai sangat krusial dalam mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Sidoarjo. Terlebih, daerah ini tengah menghadapi tantangan penurunan anggaran yang signifikan dari pemerintah pusat.

​Jika pada tahun 2025 alokasi Dana Desa untuk 318 desa di Sidoarjo tercatat mencapai Rp340.770.181.000, angka tersebut merosot tajam pada tahun 2026 menjadi Rp110.683.155.000. Di tengah penurunan dana desa yang drastis ini, kehadiran kontribusi dari sektor swasta sangat diharapkan untuk menjaga agar roda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa tetap berjalan optimal.

​Potensi kontribusi swasta ini sebenarnya sangat besar jika digarap secara maksimal. Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., mengungkapkan bahwa di wilayahnya saat ini terdapat sekitar 6.000 perusahaan yang beroperasi. Jika potensi ribuan perusahaan ini disinergikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), maka hal tersebut akan menjadi motor penggerak pembangunan yang luar biasa bagi kota delta.

​Hal tersebut diungkapkan Bupati Subandi usai mengukuhkan pengurus Forum Pelaksana TJSLP Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (29/10/2026). Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun wilayah.

​”Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Saya berharap perusahaan-perusahaan di Sidoarjo berperan aktif melalui program CSR yang terencana dan memberikan manfaat nyata,” ujar Subandi.

​Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, perwakilan perusahaan anggota Forum TJSLP, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

​Dorong Program Jangka Panjang dan Pendidikan

​Bupati Subandi menjelaskan, Forum TJSLP memiliki peran strategis untuk menyelaraskan kontribusi perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur, maupun pelestarian lingkungan.

​Ia juga mendorong agar program CSR diarahkan pada kegiatan berjangka panjang, khususnya dukungannya terhadap dunia pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak yatim melalui program beasiswa.

​”Kalau perusahaan-perusahaan yang ada di Sidoarjo bisa berkolaborasi, misalnya membantu anak-anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, tentu manfaatnya sangat besar. Karena itu, saya berharap Forum TJSLP segera menyusun perencanaan yang baik,” tegasnya.

​Selain itu, Subandi mengajak pengurus forum untuk membangun komunikasi terbuka dengan pemda serta memastikan pengelolaan CSR dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku tanpa intervensi berlebihan dari pemerintah dalam penentuan program.

​Gelar Coffee Morning Setiap Tiga Bulan Sekali

​Untuk memperkuat koordinasi dan memastikan komunikasi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha berjalan lancar di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, Bupati Subandi mengumumkan rencana untuk rutin menggelar kegiatan coffee morning bersama perwakilan perusahaan.

​”Ke depan, kami berencana mengadakan coffee morning bersama perusahaan setiap tiga bulan sekali. Melalui acara santai seperti ini, kita bisa berdiskusi langsung, membahas berbagai kebutuhan pembangunan, sekaligus menyerap dan mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan usahanya di Sidoarjo,” ungkap Subandi.

​Komitmen Perkuat Sinergi Dunia Usaha

​Sementara itu, Ketua Forum TJSLP Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029, Herty Achmayant, menyatakan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

​”Forum TJSLP harus menjadi wadah komunikasi, koordinasi, konsultasi, dan evaluasi agar program CSR perusahaan semakin terarah. Selain itu, memberikan manfaat yang terukur serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” ungkap Herty.

​Pihaknya berkomitmen memperkuat komunikasi antarperusahaan serta meningkatkan kualitas perencanaan dan transparansi program. Sinergi dengan Bappeda Sidoarjo dan perangkat daerah terkait juga akan dioptimalkan agar program yang berjalan benar-benar tepat sasaran menjawab kebutuhan masyarakat.

​Melalui pengukuhan forum ini, Pemkab Sidoarjo berharap semangat gotong royong dan partisipasi aktif dari ribuan perusahaan swasta dapat menutupi celah penurunan anggaran serta mewujudkan pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang semakin maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia