
Pasca dikukuhkan, pengurus Tidar Kabupaten Sidoarjo berfoto bersama Sekretaris PD Tidar Jawa Timur dr. Dwi Wijayanto dan Kabid Pengembangan Peranan Perempuan PP Tidar Shalimar Anwar Sani. Dok : Tim Aksaraindonesia.idSidoarjo (Aksaraindonesia.id) –Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Sidoarjo mencatatkan diri sebagai pelopor dalam penguatan struktur organisasi tingkat akar rumput. Sayap pemuda Partai Gerindra ini resmi dikukuhkan pada Minggu (25/10/2025) di Kedai Tepi Teras, Sidoarjo, usai sukses membentuk kaderisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Sekretaris Pengurus Daerah (PD) Tidar Jawa Timur, dr. Dwi Wijayanto, memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan bahwa langkah progresif yang diambil Sidoarjo ini patut menjadi contoh bagi daerah lain.

Sekretaris PD Tidar Jawa Timur dr. Dwi Wijayanto saat memberi sambutan. Dok : Tim Aksaraindonesia.id
”Kami sangat mengapresiasi Ketua Tidar Sidoarjo karena Sidoarjo merupakan kabupaten pertama yang sudah membentuk kaderisasi hingga tingkat PAC. Ini langkah yang sangat bagus, meskipun saat ini baru dianggap sekitar 60 persen,” ujar Dwi saat mengukuhkan kepengurusan tersebut.
Acara pelantikan ini sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Gerindra Achmad Muzayin Syafii, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sidoarjo Rudy Setyawan, perwakilan NasDem Muda, serta jajaran pengurus dan anggota Tidar Sidoarjo.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan seluruh Ketua PC se-Jawa Timur untuk mempercepat kaderisasi serupa di daerah lain. Target utama Tidar Jatim, kata Dwi, adalah konsistensi peningkatan kualitas kader dari hari ke hari guna mendulang dukungan suara anak muda untuk Presiden Prabowo Subianto.
Fokus Aksi Sosial dan Perluasan Ranting
Sementara itu, Ketua Tidar Sidoarjo, Jisam K.Z Awan, memaparkan sejumlah program kerja nyata yang siap dieksekusi dalam waktu dekat. Pada November mendatang, Tidar Sidoarjo berkolaborasi dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dijadwalkan menyalurkan bantuan becak serta mendistribusikan Program Indonesia Pintar (PIP) secara gratis kepada masyarakat.
Terkait konsolidasi internal, Jisam menyebutkan bahwa dari total 13 PAC yang telah terbentuk, 11 di antaranya hadir dalam pengukuhan hari ini.
”Dalam waktu dekat pembentukan PAC akan kami maksimalkan, dan pada tahun 2027 ditargetkan sudah terbentuk hingga tingkat ranting,” tegas Jisam.
Kader Perempuan Berperan Jadi “Corong Kabar Baik”
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Peranan Perempuan Pimpinan Pusat (PP) Tidar, Shalimar Anwar Sani, menekankan pentingnya peran strategis kader Tidar dari pusat hingga ranting. Ia meminta para kader hadir sebagai penyampai informasi yang akurat untuk menangkal isu-isu miring yang kerap menerpa kebijakan strategis pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).
”Kami bukan semata-mata memakai seragam Tidar saja. Kami di sini menjadi kader dan kaki tangan presiden untuk menyampaikan semua manfaat program prioritas, salah satunya program MBG ini,” ungkap Shalimar.
Shalimar juga menyoroti peran penting perempuan di tubuh organisasi. Melalui pembinaan dasar Tunas 1 dan Tunas 2, bidang perempuan dan politik ditempatkan sebagai program utama untuk memperkuat kapasitas serta keterwakilan perempuan yang berdaya, selaras dengan komitmen Ketua Umum PP Tidar, Rahayu Saraswati.

