

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo kembali menggelar ajang bergengsi UMAHA National Smart Competition and Olympiad (UNISCO) 2026. Sebanyak 585 peserta dari 14 provinsi di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, hingga Riau, unjuk gigi dalam babak final yang berlangsung pada Rabu (30/9/2026) pagi.
Ajang nasional ini mempertandingkan 9 bidang akademik dan non-akademik. Mulai dari Matematika, Medical Science, Ekonomi Akuntansi, Teknologi Informasi, Logika Argumentasi Hukum, Cerdas Cermat, hingga Debat Bahasa Inggris.
Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N., menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi para pelajar. Ia menegaskan gelaran ini menjadi wujud nyata komitmen UMAHA bersama Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) dalam memajukan pendidikan nasional.
”YPM berdiri sejak 1965 dan UMAHA sudah berjalan sekitar 12 tahun. Dalam perjalanan ini, kami terus berusaha memberikan kontribusi bagi pendidikan dan menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berkembang,” kata dr. Hidayatullah di lokasi acara, Rabu (30/9/2026).
dr. Hidayatullah juga mengungkapkan rasa bangganya lantaran UNISCO 2026 telah resmi terakurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
”Pengakuan dari Puspresnas ini menjadi penghargaan sekaligus motivasi bagi UMAHA untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas jangkauan UNISCO di masa mendatang,” lanjutnya.
Ajang ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur. Dalam sambutannya, Aries berpesan agar seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi integritas.
”Tunjukkan kemampuan terbaik, berikan potensi maksimal dari hasil proses belajar. Jaga sportivitas dan kejujuran, junjung tinggi integritas selama berkompetisi. Bangun jejaring, manfaatkan ajang ini untuk menjalin silaturahmi dan persahabatan antardaerah,” ujar Aries.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk tetap rendah hati dan pantang menyerah.
”Rendah hati saat menang, jadikan kemenangan sebagai pendorong untuk terus belajar. Jangan berkecil hati jika belum menang, pandang hasil sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Generasi muda bekalnya harus belajar dan belajar,” tegasnya.
”Dengan izin Ibu Gubernur, UNISCO resmi kami buka. Sukses UMAHA, sukses UNISCO, dan sukses untuk adik-adik semua,” pungkas Aries menandai dibukanya kompetisi.
Antusiasme tinggi juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Achmad Khotami, siswa SMA An Najah Rumpin, Bogor. Ia mengaku motivasinya melangkah ke Sidoarjo tak sekadar demi memperebutkan gelar juara.
”Kita datang bukan hanya untuk menjadi pemenang, tetapi juga untuk menjalin persaudaraan,” tutur Khotami.
Melalui UNISCO 2026, UMAHA Sidoarjo terus menegaskan perannya bukan sekadar tempat pencarian bakat akademis semata, melainkan juga wadah pembentukan karakter, nilai sportivitas, dan jejaring positif bagi calon pemimpin masa depan Indonesia.

