Larangan Sound Horeg Warnai Pengamanan Malam Takbir di Sidoarjo, 857 Personel Disiagakan

Siska Prestiwati
19 Mar 2026 18:14
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Menjelang malam takbiran Idul Fitri 1447 H, Polresta Sidoarjo menegaskan larangan penggunaan sound horeg dan konvoi jalanan. Kebijakan ini menjadi penekanan utama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing saat memimpin apel kesiapsiagaan pengamanan malam takbir, Kamis (19/3/2026) sore.

Tobing menegaskan, perayaan malam takbir harus berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu masyarakat lain. Ia menyebut larangan konvoi dan penggunaan sound horeg sudah disosialisasikan bersama Bupati kepada para camat dan kepala desa.

“Malam takbir hendaknya diisi dengan kegiatan yang khidmat dan penuh syukur. Kami imbau warga tidak melakukan konvoi dan tidak memakai sound horeg,” ujar Tobing.

Kapolresta juga meminta masyarakat merayakan takbiran di masjid, musala, atau lingkungan masing-masing. Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi kerumunan yang tidak terkendali dan mencegah gangguan kamtibmas.

Selain itu, Tobing mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan maupun bahan peledak lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Malam takbir itu penuh berkah. Yuk kita isi dengan dzikir dan doa, bukan dengan petasan atau aksi yang bisa memicu masalah,” tegasnya.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polresta Sidoarjo mengerahkan 857 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, hingga unsur pendukung lainnya. Mereka disebar di berbagai titik rawan dan pusat keramaian.

Selain melakukan pengamanan statis, petugas juga menggelar patroli dialogis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kelompok pemuda yang berkumpul di ruang publik. Patroli rumah-rumah warga yang sedang mudik pun ditingkatkan.

“Ini bagian dari upaya kami memastikan rumah warga tetap aman saat ditinggal mudik,” ujar Tobing.

Dengan pengamanan berlapis dan pendekatan preventif tersebut, Polresta Sidoarjo optimistis malam takbir hingga puncak Idul Fitri dapat berlangsung aman dan kondusif. Masyarakat diminta aktif menjaga ketertiban serta segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.

13-03-2026

5-5-2026