Baru Hari ke-16, Kuota Haji Surabaya Sudah Tembus 48%

Siska Prestiwati
6 May 2026 20:56
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Operasional keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari ke-16, sebanyak 21.246 jemaah dan petugas sudah diberangkatkan ke Tanah Suci. Angka itu setara 48% dari total rencana keberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

PPIH Embarkasi Surabaya mencatat total jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 44.080 orang. Mereka terbagi dalam 116 kloter dan terdiri dari 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah KBIHU.

Hingga 5 Mei 2026, jumlah jemaah yang sudah terbang mencapai 19.728 orang dalam 52 kloter. Hari ini, tambahan 1.518 orang dari 4 kloter ikut diberangkatkan, sehingga totalnya menjadi 21.246 orang dalam 56 kloter.

Dari komposisi jemaah, tercatat 9.880 laki-laki dan 11.366 perempuan sudah meninggalkan tanah air.

Kursi Kosong Tinggal 34

Dalam operasional keberangkatan, terdapat 75 mutasi keluar karena berbagai faktor, seperti jemaah sakit, kondisi hamil, pendamping, tunda keberangkatan, hingga perpindahan kloter. Dari jumlah itu, 41 kursi sukses terisi kembali lewat mutasi masuk dari jemaah cadangan maupun jemaah pengganti. Hasilnya, tinggal 34 kursi kosong (open seat) yang tidak terisi.

PPIH menegaskan mekanisme mutasi berjalan efektif sehingga kekosongan kursi bisa ditekan.

Semua Kloter Berangkat Tepat Waktu

Dari sisi ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 54 kloter yang sudah berangkat tercatat tepat waktu, tanpa ada delay maupun percepatan jadwal.

PPIH Embarkasi Surabaya juga mengonfirmasi adanya 1 jemaah wafat di Arab Saudi, yang informasinya sudah disampaikan dalam laporan sebelumnya.

Pernyataan Ketua PPIH

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan apresiasi atas kelancaran operasional sejauh ini.

Alhamdulillah, hingga hari ke-16 operasional, proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan semua kloter berangkat tepat waktu. Mekanisme mutasi juga efektif untuk mengoptimalkan keterisian kursi,” ujarnya.

Ia menegaskan pelayanan bagi jemaah yang mengalami kendala tetap diprioritaskan.

“Kami pastikan jemaah yang tertunda mendapatkan penanganan terbaik, baik dari sisi kesehatan maupun penjadwalan ulang,” tambahnya.

Lima Jemaah Masih Tertunda Berangkat

Saat ini, tercatat 5 jemaah masih tertunda keberangkatannya. Rinciannya, 4 jemaah sakit dan 1 pendamping masih menjalani penanganan di Asrama Haji.

PPIH juga menjadwalkan kedatangan 1.140 jemaah dari 3 kloter pada 7 Mei 2026. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Jombang, Kediri, Mojokerto, dan Kota Malang.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan agar seluruh rangkaian keberangkatan berlangsung aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh jemaah

13-03-2026

5-5-2026