Ingatkan Peristiwa 2024, Bupati Subandi Minta PKB Sidoarjo Tak Pecah Lagi

Siska Prestiwati
4 Oct 2026 23:45
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id)- Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh jajaran DPC dan DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo menjaga kekompakan. Subandi menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan PKB demi kemajuan Sidoarjo.
​Pesan tersebut disampaikan Subandi dalam acara Pengukuhan DPC PKB Sidoarjo dan DPAC PKB se-Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026-2031 yang digelar di Hotel Sun City Sidoarjo, Minggu (4/10/2026) malam.
​”Alhamdulillah kita terus berkolaborasi antara PKB Kabupaten Sidoarjo dengan pemerintah daerah. Kita selalu memberikan support dan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah,” ujar Subandi.
​Subandi menyampaikan apresiasinya kepada Ketua DPC PKB Sidoarjo yang baru, Mas Reza. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang terjalin selama ini berjalan sangat baik. Ia juga berkomitmen membagikan pengalamannya selama empat tahun menjabat Ketua DPC PKB demi kemajuan partai dan daerah.
​Subandi menekankan kedekatan emosional serta sejarah politiknya bersama partai berlogo bola dunia tersebut. Bagi Subandi, dukungan PKB memiliki andil besar dalam perjalanan kariernya hingga dipercaya memimpin Kabupaten Sidoarjo.
​”Saya sendiri sebagai kepala daerah selalu memberikan support terhadap DPC PKB Sidoarjo. Saya bisa masuk dan menjadi bupati juga tidak lepas dari peran PKB. Karena itu saya tidak bisa meninggalkan PKB,” tegasnya.
​Subandi mewanti-wanti kader dan pengurus PKB Sidoarjo agar belajar dari dinamika politik Pemilu 2024. Ia meminta perpecahan internal tidak lagi terulang karena hanya akan melemahkan posisi politik partai.
​”Peristiwa tahun 2024 harus kita ingat. Gara-gara kita bertengkar, PKB bisa lepas. Hari ini tidak usah lagi. Kita harus kompak. Siapa pun bupatinya, ayo kita dukung bersama,” tuturnya.
​Menghadapi kontestasi politik mendatang, Subandi mendorong DPC PKB Sidoarjo melakukan pemetaan kekuatan politik secara detail di setiap daerah pemilihan (dapil). Langkah strategis ini dinilai krusial guna mengejar target 23 kursi di DPRD Kabupaten Sidoarjo.
​”Kalau targetnya 23 kursi, kita harus menghitung kemampuan masing-masing dapil. Dapil 1 berapa, dapil 2 berapa, sampai dapil 6. Kelemahan kita kadang ada di dapil 5 dan dapil 6. Ini harus kita petakan,” jelas Subandi.
​Subandi mengingatkan bahwa persaingan antarpartai politik memperebutkan kursi parlemen semakin ketat, sehingga strategi yang terukur menjadi mutlak dibutuhkan.
​”Semua partai politik berlomba-lomba mencari kursi. Kemarin saja di Sidoarjo kita hanya 16 kursi, sementara lawan kita 34 kursi. Kalau hanya hitung-hitungan, tidak mungkin PKB dengan 16 kursi bisa menang,” tambahnya.
​Mengakhiri arahannya, Subandi optimistis target besar tersebut dapat direalisasikan jika seluruh elemen PKB menyatukan barisan dan menyusun strategi bersama secara solid.
​”Kalau PKB solid, saya yakin insyaallah bisa. PKB adalah rumah kita, Sidoarjo adalah rumahnya PKB. Mari kita kembalikan PKB untuk Sidoarjo,” pungkas Subandi.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia