
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Alun-alun Sidoarjo, Kamis (1/10/2026). Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat di bawah pimpinan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, selaku inspektur upacara.
Ratusan peserta dari pelbagai elemen tampak memadati alun-alun. Unsur TNI-Polri yang hadir di antaranya Kodim 0816 Sidoarjo, Arhanud 8/MBC, Kikav 3/TSC, Brigif 2 Marinir, Lanud Muljono, Pusdik Sabhara, hingga Polresta Sidoarjo.
Sejumlah instansi jajaran Pemkab Sidoarjo juga disiagakan, mulai dari Satpol PP, Bakesbangpol, Dinas Perhubungan, Bappeda, hingga Linmas. Selain jajaran dinas, organisasi kemasyarakatan (ormas) seperti Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, Senkom, dan Purna Paskibraka Sidoarjo turut berbaris rapi.
Perwakilan generasi muda dan pelajar turut menyemarakkan barisan upacara, di antaranya mahasiswa Unusida dan Umsida, siswa SMA Cendekia, SMKN 1 Sidoarjo, SMPN 1 Gedangan, serta anggota Pramuka Kwarcab Sidoarjo.
Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial untuk mengingat kembali ikhtiar menjaga ideologi negara serta mengenang sejarah kelam peristiwa G3S/PKI.
Dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Sidoarjo, Suyarno, membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar yang disusun di Jakarta per 1 Oktober 2026 atas nama bangsa Indonesia oleh Ketua DPR RI Puan Maharani itu memuat pesan mendalam mengenai kewaspadaan nasional dan keteguhan menjaga ideologi.
Ditegaskan dalam ikrar tersebut bahwa sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945 diproklamasikan, NKRI terus menghadapi berbagai rongrongan dari dalam maupun luar negeri akibat kelengahan bangsa. Namun, melalui persatuan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila, Indonesia terbukti mampu bertahan dan semakin kokoh.
Lewat pembacaan ikrar itu, seluruh peserta upacara membulatkan tekad untuk terus mempertahankan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi menegakkan kebenaran, keadilan, dan menjaga keutuhan NKRI.

