Hari Anti Narkotika, Wabup Mimik Ajak Emak-emak Jadi Benteng Pertama Lindungi Anak

Siska Prestiwati
2 Aug 2026 08:10
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Hari Anti Narkotika menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba dimulai dari rumah. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengajak para orang tua, terutama emak-emak, lebih peduli terhadap aktivitas anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Ajakan itu disampaikan Mimik saat menghadiri Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 anggota komunitas emak-emak dan turut dihadiri Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto.

Menurut Mimik, keluarga menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Kepedulian orang tua terhadap aktivitas anak, komunikasi yang baik di rumah, serta mengarahkan anak pada kegiatan positif dinilai menjadi langkah sederhana namun efektif melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Keluarga adalah benteng pertama. Orang tua harus peduli terhadap aktivitas anak, membangun komunikasi yang baik, dan mengarahkan mereka pada kegiatan-kegiatan positif,” kata Mimik.

Ia mengingatkan bahwa ancaman narkoba tidak mengenal usia, status sosial, maupun latar belakang pendidikan. Karena itu, pemberantasannya tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Mimik pun mengajak para ibu di Sidoarjo untuk lebih peka terhadap keseharian anak, termasuk memantau penggunaan gawai dan lingkungan pergaulannya.

“Emak-emak Sidoarjo ayo terus dampingi anak-anak dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Cek gadget-nya, cek siapa temannya,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, masyarakat diminta tidak bersikap acuh jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Menurut Mimik, keberanian melapor menjadi salah satu cara menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

“Jangan pernah ragu untuk melapor jika melihat tanda-tanda penyalahgunaan narkoba. Diam berarti membiarkan kehancuran terus terjadi. Dengan sinergi masyarakat, pemerintah, dan aparat, saya yakin Sidoarjo mampu menjadi daerah yang bebas dari narkoba serta menjadi rumah yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda,” tegasnya.

Ia berharap semangat yang dibangun melalui deklarasi tersebut mampu memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi narkoba sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, maju, berdaya, dan sejahtera tanpa narkoba.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto mengatakan deklarasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan.

“Adanya kepedulian dan keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar, penyalahgunaan narkotika dapat dideteksi lebih dini sehingga dampaknya dapat dicegah,” pungkas Gatot.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia