
Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan torehan membanggakan di sektor pendidikan. Data penerimaan mahasiswa baru 2026 menunjukkan Jatim menempati posisi teratas nasional pada dua jalur sekaligus: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Senator asal Jatim, DR. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ekosistem pendidikan di Jatim terus bergerak positif.
“Ini kabar yang sangat menggembirakan. Terima kasih kepada Ibu Khofifah yang konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur,” kata Lia, Rabu (1/4/2026).
Berdasarkan data penerimaan SNBP 2026, sebanyak 29.406 siswa asal Jatim dinyatakan lolos. Jumlah itu menjadi yang tertinggi secara nasional, mengungguli provinsi lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Prestasi serupa juga tercatat pada jalur KIP-K 2026. Sebanyak 8.915 mahasiswa asal Jatim berhasil lolos sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut, kembali menempatkan Jatim di posisi puncak nasional. Catatan ini sekaligus memperpanjang rekor Jatim yang sudah tujuh tahun berturut-turut memimpin.
Lia menilai capaian ini tak datang tiba-tiba. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat yang terus mendorong kualitas pendidikan.
“Tingginya angka penerimaan SNBP menunjukkan siswa Jatim makin kompetitif. Sementara capaian KIP-K membuktikan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu semakin terbuka,” jelasnya.
Ia berharap momentum positif ini terus dijaga agar semakin banyak anak muda Jatim yang bisa menembus perguruan tinggi dan berkontribusi bagi masa depan daerah.
“Ini bukan sekadar statistik. Ini tentang memastikan kesempatan pendidikan itu adil dan bisa dirasakan semua anak bangsa,” tutup Lia.