

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Direktur Rumah Sakit KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA, Sp.JP, FIHA, FACC, mencuri perhatian di panggung internasional. Ia tampil sebagai pembicara dalam ajang Vietnam National Heart Association Cardiology Congress 2026 yang digelar di Da Nang, Vietnam, pada Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10/2026).

Dalam forum kardiologi bergengsi tingkat nasional Vietnam tersebut, dr. Jibril memaparkan inisiatif penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang telah dikembangkan dan diterapkan di RS KORPRI Pura Raharja.
Bawa Inovasi Kesehatan Indonesia ke Forum Dunia
Kongres ke-20 yang dihadiri lebih dari 2.500 peserta dari berbagai negara ini menjadi wadah berkumpulnya para dokter, peneliti, dan praktisi kardiologi global. Sejumlah tokoh penting dunia turut hadir, di antaranya Past President American College of Cardiology (ACC), President Elect ASEAN Federation of Cardiology (AFC), perwakilan Asia Pacific Society of Cardiology, hingga perwakilan Kementerian Kesehatan Vietnam.
Kehadiran dr. Jibril di forum tersebut menjadi sarana mengenalkan praktik inovasi layanan kesehatan asli Indonesia kepada komunitas kardiologi internasional. Salah satu inovasi yang disorot adalah pemanfaatan AI dalam pelayanan medis, termasuk skrining batuk berbasis AI yang sempat diperkenalkan kepada publik pada ajang Jatim Fest 2026.
Menurut dr. Jibril, pemanfaatan teknologi di dunia medis tidak sekadar mengikuti tren, tetapi harus terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan yang presisi dan berdampak nyata bagi pasien.
”Teknologi hanya alat, tujuan akhirnya tetap pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran kami di forum ini juga bukan sekadar untuk memperkenalkan teknologi, tetapi untuk belajar dan memastikan teknologi tersebut benar-benar bermanfaat bagi pasien,” tegas dr. Jibril dalam siaran pers, Selasa (6/10/2026).

