

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Kawasan eks lokalisasi Krengseng di Krian, Sidoarjo, kembali berdenyut hanya sehari setelah dibongkar petugas. Padahal, baru pada Jumat (6/11/2026) sore kawasan tersebut rata dengan tanah, namun pada Sabtu (7/11/2026) malam suasana di lokasi terpantau kembali ramai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan-bangunan semipermanen yang terbuat dari terpal dan bekas banner tampak kembali berdiri di atas lahan yang sebelumnya telah dibersihkan.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Krian, Dhany, yang memimpin langsung pemantauan malam ini mengungkapkan bahwa pihaknya mendatangi lokasi guna menindaklanjuti instruksi dari Camat Krian.

Tampak Bekas Banner untuk dijadikan bilik atau warung kopi di eks Lokalisasi Krengseng Sabtu (7/11/2026) malam. Dok : Tim Aksaraindonesia.id
”Sesuai arahan dari Pak Camat, malam ini kami melakukan pemantauan di lokasi eks lokalisasi Krengseng yang kemarin sore baru dilakukan penertiban oleh Satpol PP kabupaten,” jelas Dhany, Sabtu (7/11/2026) malam.
Dalam peninjauan tersebut, Dhany bersama Kepala Desa Kemasan serta tiga orang personel Satpol PP Kecamatan Krian mendapati kondisi di lokasi kembali dipadati aktivitas warga. Puluhan sepeda motor tampak berjajar rapi, sementara warung-warung kopi (warkop) ramai dikunjungi orang.
Kendati demikian, saat disinggung mengenai indikasi adanya aktivitas terselubung atau transaksi terlarang di balik keramaian tersebut, Dhany menyebutkan pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda ke arah sana.
”Sepertinya tidak ada, Mbak,” ungkapnya singkat saat ditanya potensi praktik prostitusi pasca penertiban.

