

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menggelar prosesi wisuda bagi 569 lulusan program Sarjana, Magister, dan Doktor di Surabaya pada Rabu (23/9/2026). Momen ini menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk mulai mengabdikan ilmu pengetahuan di masyarakat.
Mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin menekankan bahwa wisuda merupakan pintu gerbang pengabdian.
”Ini adalah pintu awal bagi anak-anak ini, generasi-generasi muda kita, untuk mendharmabaktikan ilmu yang sudah didapatkan selama pendidikan di sini sesuai dengan bidang pendidikannya masing-masing,” ujar Edwin.
Edwin menilai tantangan dunia kerja saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan pentingnya mengoptimalkan potensi Indonesia sebagai negara kepulauan. Pihaknya mengapresiasi langkah UHT yang konsisten memasukkan nilai-nilai kemaritiman ke dalam seluruh program studi.
”Perkembangan-perkembangan teknologi yang cukup besar, kemudian permasalahan potensi yang dimiliki oleh bangsa kita, yaitu bangsa maritim, ini sebuah tantangan. Universitas Hang Tuah sudah melaksanakan langkah-langkah ini dalam menanamkan karakter kemaritiman di seluruh bidang studi yang diajarkan di sini,” ucapnya.
Ijazah Tak Lagi Cukup di Era AI
Sementara itu, Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari mengingatkan para lulusan agar bersiap menghadapi lanskap dunia kerja yang berubah cepat akibat kecerdasan artifisial (AI).
Avando menyoroti laporan International Labour Organization (ILO) 2025 yang menyebut satu dari empat pekerja global terpapar AI generatif. Selain itu, laporan Future of Jobs dari World Economic Forum (WEF) 2025 memperkirakan 39 persen keterampilan inti pekerja akan berubah atau kurang relevan menjelang 2030.
”Ijazah tetap penting, tetapi tidak lagi cukup. Dunia nyata akan bertanya: masalah apa yang dapat Saudara selesaikan, nilai apa yang Saudara ciptakan, dan dapatkah Saudara belajar kembali ketika pengetahuan lama tidak lagi memadai?” kata Avando.
5 Pesan Rektor untuk Lulusan UHT
Menghadapi ketidakpastian ekonomi, krisis iklim, hingga persaingan global, Avando membekali para wisudawan dengan lima pesan kunci:

