Job Fair Hybrid 2026, 4.246 Lowongan Ditawarkan, Sejumlah Perusahaan Terima Lowongan khusus Disablitas

Siska Prestiwati
6 Nov 2026 15:46
9 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggandeng 60 perusahaan untuk ikut ambil bagian dalam Job Fair Hybrid 2026 Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 4.246 lowongan pekerjaan dalam dan luar negeri yang disediakan bahkan beberapa perusahaan membuka lowongan bagi kaum disabilitas.

Bupati Sidoarjo H Subandi mengatakan di Kabupaten Sidoarjo ini kurang lebih ada 6000 perusahaan. Maka pemerintah akan memperkuat koordinasi dan memastikan komunikasi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha berjalan lancar agar pemerintah bisa mengetahui apa kebutuhan dari perusahaan-perusahaan tersebut.

”Ke depan, kami berencana mengadakan coffee morning bersama perusahaan setiap tiga bulan sekali. Melalui acara santai seperti ini, kita bisa berdiskusi langsung, membahas berbagai kebutuhan pembangunan, sekaligus menyerap dan mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan usahanya di Sidoarjo,” ungkap Subandi.

Bupati Sidoarjo H. Subandi

Subandi juga menjelaskan dengan komunikasi yang lancar dan rutin, diharapkan pemerintah kabupaten bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh perusahaan, missal tenaga kerja, bidang apa aja dan keahlian apa saja yang dibutuhkan.
“Dinas Tenaga Kerja bisa menyelenggarakan pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” tegas Bupati Subandi.

Subandi menambahkan jika kebutuhan tenaga kerja dari 6000 perusahaan bisa dipenuhi dari warga Sidoarjo maka akan mengurasi angka pengangguran. Diharapkan perusahaan juga bisa membuka quota untuk disabilitas sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sidoarjo Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penghormatan dan Perlindungan Penyandang Disabilitas, kuota ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas dimana perusahaan swasta berkewajiban mempekerjakan paling sedikit 1% (satu persen) penyandang disabilitas dari jumlah seluruh pegawai atau pekerja. Sedang untuk pemerintah daerah dan BUMD/BUMN mengacu pada ketentuan umum/peraturan perundang-undangan terkait berkewajiban mempekerjakan paling sedikit 2% (dua persen) penyandang disabilitas.

Sementara itu, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur usai pembukaan Job Fair Hybrid 2026, Pj. Sekda Sidoarjo M. Ainur Rahman menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sidoarjo tercatat meningkat dari 5,54 persen pada tahun 2024 menjadi 5,63 persen pada tahun 2025. Sektor industri manufaktur masih menjadi penopang utama dengan kontribusi mencapai 49,45 persen atau hampir separuh dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sektor investasi menunjukkan kinerja menggembirakan, semester pertama tahun 2026, realisasi investasi di Kabupaten Sidoarjo telah menembus angka Rp7,7 triliun dari target Rp15,7 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 8.485 orang. Sejalan dengan hal tersebut, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,53 persen pada 2024 menjadi 4,40 persen pada 2025.

Pembukaan Job fair Hybrid 2026 di MPP Sidoarjo.

“Capaian ini menempatkan Sidoarjo di urutan ke-34 dari 38 kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan tergolong rendah di Jawa Timur,” ucapnya.

Ainur menambahkan meski indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif, namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) masih menjadi tantangan krusial bagi Pemkab Sidoarjo. Walaupun TPT mengalami penurunan signifikan sebesar 0,74 poin dari 6,49 persen di tahun 2024 menjadi 5,75 persen di tahun 2025, angka tersebut masih tergolong yang tertinggi di Provinsi Jawa Timur.

“Menanggapi kondisi ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah. Dalam pembukaan Bursa Kerja Terbuka 2026, sebanyak 60 perusahaan dan lembaga berpartisipasi menyediakan 4.246 lowongan pekerjaan yang mencakup 298 posisi jabatan,” ucapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo Dwieko Saptono mengatakan saat ini paradoks ketenagakerjaan sedang dihadapi pencari kerja maupun pemberi kerja. Para pencari kerja mengeluh sulit mencari kerja, begitu juga pemberi kerja juga mengeluh sulit mencari tenaga kerja. Kedua-duanya sama-sama mengeluh.

Oleh karenanya ujar Dwieko, maksud dan tujuan kegiatan Job Fair seperti ini untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau pengguna tenaga kerja secara mudah dan cepat, transparan, terarah dalam rangka mempercepat proses penempatan tenaga kerja.

“Dalam idiom Jawa, kondisi ini disebut dengan tetuku seng tuku ora teka-teka, seng dituku ya ora tuku-tuku. Artinya, ada gap antara kesenjangan yang harus kita jembatani,” ucap Dwieko.

Namun seleksi lamaran pekerjaan oleh perusahaan akan berlangsung sampai akhir tahun 2026. Seluruh proses recruitment tersebut juga akan terus dipantau oleh Disnaker Sidoarjo.

“Metode hybrid ini, para pencari kerja dapat lebih mudah mengakses informasi dan melamar berbagai lowongan pekerjaan. Di pihak perusahaan juga lebih mudah dalam proses seleksi serta dapat menjangkau kandidat yang lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan,” ucap Dwieko.

Ada 110 Lowongan Pekerjaan untuk Disablitas

Dwieko juga menegaskan bahwa dari 60 perusahaan ada 110 lowongan pekerjaan yang dikhususkan bagi para penyandang disabilitas. Perusahaan-perusahaan yang memberikan lowongan pekerjaan bagi disabilitas merupakan perusahan besar seperti Alfamart dan Polygon.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Branch Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam memberikan kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas. Perusahaan ritel modern ini memastikan tidak ada batasan khusus bagi kaum difabel untuk berkarier dan berkembang bersama.

Rekrutmen Officer Alfamart Sidoarjo, Klemens Christopher, menyampaikan bahwa pihaknya memegang prinsip inklusivitas tanpa sekat pemisah antara karyawan reguler maupun penyandang disabilitas.

Klemens Christopher rekruitmen officee Alfamart Sidoarjo saat menerima berkas lamaran dari penyandang disabilitas. Dok : Siska P

“Perbedaan ini bukan menjadi halangan buat kita. Entah itu teman-teman yang normal maupun teman-teman yang memiliki spesial ataupun memang berkebutuhan khusus, itu adalah orang yang harus kita rangkul, bukan kita pisahkan dengan tembok,” ujar Klemens saat ditemui di Job Fair Hybrid 2026 di MPP Sidoarjo, Kamis (5/11/2026).

“Sehingga nantinya jangan sampai ada perselisihan di antara kita, antara teman-teman yang normal maupun teman-teman yang memiliki bakat spesial,” imbuhnya.

Prioritas Jenis Disabilitas dan Penempatan
Terkait posisi dan jenis kebutuhan khusus yang diakomodasi, Klemens menjelaskan bahwa Alfamart utamanya memprioritaskan kualifikasi tunadaksa serta tunanetra parsial (low vision).

“Kalau di Alfamart sebenarnya memang yang paling utama kita memprioritaskan itu teman-teman tunadaksa dan juga tunanetra parsial. Tunanetra parsial itu bukan yang buta full, tapi ada yang masih bisa melihat atau awas, jadi kayak vision-nya blur tapi masih bisa melihat,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Alfamart juga membuka pintu seluas-luasnya bagi penyandang tunarungu dan tunawicara.

“Untuk tunarungu dan juga tunawicara, sebenarnya kita tidak menutup kemungkinan. Intinya kita tidak mau menutup pintu itu karena mereka adalah teman-teman kita, ” imbuhnya.

Mengenai penempatan kerja, Klemens memaparkan bahwa kebijakan pusat menetapkan kuota sekitar 1 persen dari total karyawan di setiap toko. Saat ini, jangkauan wilayah Branch Sidoarjo meliputi wilayah Sidoarjo, Surabaya, hingga Gresik, dengan proyeksi minimal satu toko di setiap kecamatan memiliki pekerja dari kalangan disabilitas.

“Kalau dari pusat, seluruh toko itu kita ada 1 persen dari karyawan. Saat ini memang langkah kecil yang kita ambil, tapi semoga ke depannya Alfamart bisa semakin berkembang dan semakin banyak disabilitas yang kita masukkan ke dalam toko,” kata Klemens.

Ia menyebutkan, secara akumulatif dari tiga wilayah operasional Branch Sidoarjo, jumlah karyawan disabilitas saat ini telah mencapai sekitar 70-an orang.

Proses Seleksi Setara Tanpa Diskriminasi
Dalam hal penempatan dan proses seleksi, Alfamart menerapkan standar yang setara antara pelamar umum dan penyandang disabilitas.

“Untuk teman-teman disabilitas, memang kita tidak membeda-bedakan dengan yang normal. Jadi ketika ada kebutuhan di salah satu toko, kita berkoordinasi dengan koordinator wilayah untuk menawarkan apakah berkenan,” ujar Klemens.

Sementara itu, terkait proses rekrutmen dalam ajang pameran kerja (job fair), Alfamart tidak menetapkan kuota khusus yang kaku. Seleksi dijalankan secara profesional dengan tahapan yang disesuaikan, namun tetap menjunjung tinggi prinsip objektivitas.

“Untuk proses seleksi atau pendaftaran, kita memang tidak ada kuotanya. Tapi untuk proses seleksi kita akan menyeleksi secara profesional,” pungkasnya.

Kantor Branch Alfamart Sidoarjo sendiri berpusat di kawasan Gedangan, Sidoarjo, yang menaungi operasional ritel untuk wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.

Tak hanya Alfamart , Polygon pun Perdana Rekrut Disablitas

PT Inserasena yang merupakan bagian dari Polygon Group mulai membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Langkah awal ini diwujudkan melalui program trial dengan menyediakan kuota perdana untuk penempatan di area produksi.

HR Talent Acquisition PT Inserasena, Fionni Hardianikta, menjelaskan bahwa kebijakan ini merujuk pada ketentuan kuota minimal 1 persen pekerja disabilitas. Pada tahap awal ini, perusahaan memfokuskan rekrutmen pada kategori disabilitas ringan.

“Jadi memang untuk tahun ini itu sudah mulai kita trial ya untuk bisa memasukkan teman-teman disabilitas ke area kami. Dan nantinya kita masih mencoba yang masih ringan-ringan ya, Bu, seperti misalnya tunawicara, tunarungu, dan juga tunadaksa ringan,” ujar Fionni saat ditemui di Sidoarjo.

HR Talent Acquisition PT Inserasena, Fionni Hardianikta bersama para disabilitas yang menyerahkan berkas lamaran pekerjaan di Job fair Hybrid 2026. Dok : Siska P

Untuk tahap perdana, Fionni menyebutkan bahwa pihaknya menyiapkan kuota sekitar 10 orang pekerja. Meski masih dalam tahap awal, antusiasme pelamar terp cukup tinggi sejak sesi pendaftaran dibuka.

Fokus Penempatan di Bagian Operator Painting dan Stiker

Mengenai penempatan kerja, Fionni memaparkan bahwa konsentrasi penempatan saat ini berada di area produksi, khususnya sebagai operator painting dan pemasangan stiker pada kerangka sepeda (frame). Posisi tersebut dinilai sangat akomodatif bagi penyandang tunarungu dan tunawicara karena tidak menuntut interaksi verbal yang tinggi.

“Jadi kalau untuk saat ini konsennya memang di area produksi, di area operator painting dan stiker. Ini kan memang tidak terlalu banyak dibutuhkan interaksi, sehingga untuk teman-teman tunawicara dan tunarungu juga bisa melakukan hal itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian serta ketelatenan yang tinggi dari para pekerja.

“Job desk-nya cukup mudah, jadi hanya menempelkan stiker pada frame-nya, jadi butuh ketelitian sama telaten saja.”

Terbuka untuk Umum Tanpa Batasan Gender dan Usia

Dalam proses rekrutmen ini, PT Inserasena tidak menerapkan batasan khusus terkait jenis kelamin maupun usia pelamar dari kalangan disabilitas. Baik pelamar laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk bergabung.

“Untuk gender tidak ada, laki-laki perempuan boleh, usia berapapun juga boleh,” pungkas Fionni.

Lowongan Pekerjaan Khusus Disablitas Disambut Haru Para orang Tua

Kehadiran lowongan pekerjaan khusus bagi penyandang disabilitas dalam bursa kerja di Sidoarjo disambut penuh rasa syukur oleh para orang tua. Mereka mengaku gembira karena anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) kini mendapat ruang nyata untuk mandiri dan bekerja di perusahaan besar.

Salah satu orang tua ABK asal Gemurung, Gedangan, Sidoarjo, Ita Nurlita (46), mengungkapkan rasa bahagianya saat mendampingi anaknya mencari peluang kerja. Anaknya yang berusia 19 tahun merupakan penyandang tunarungu dan berencana mencoba melamar ke sejumlah perusahaan inklusif yang hadir, mulai dari Alfamart, Polygon, hingga Aneka Mode Indonesia.

(Kiri) Iya bersama sang putra dan Eka guru SLB Negeri (Kanan) yang mendampingi beberapa penyandang disabilitas menyerahkan berkas lamaran di tiga perusahaan pada Job fair Hybrid 2026. Dok : Siska P

“Senang sekali ya, ini baru pertama kali ada lowongan khusus disabilitas di Sidoarjo seperti ini. Harapannya anak-anak bisa punya kesempatan yang sama untuk mandiri dan bekerja,” ujar Ita saat ditemui di Job Fair Hybrid 2026 di MPP Sidoarjo, Kamis (5/11/2026).

Ita hadir bersama rombongan dari paguyuban disabilitas Sidoarjo yang membawa empat anak penyandang disabilitas dengan berbagai kategori, yakni tunarungu, tunawicara, serta dua anak penyandang tunagrahita, dengan kisaran usia 19 hingga 20 tahun.

 

Tiga Perusahaan Buka Lowongan Khusus Disabilitas

Dalam kesempatan tersebut, tercatat ada sejumlah perusahaan besar di Sidoarjo yang secara terbuka menyediakan kuota kerja bagi penyandang disabilitas. Salah satunya adalah PT Inserasena (Polygon Group), serta jaringan ritel modern seperti Alfamart dan pusat perbelanjaan Aneka Mode Indonesia.

Kehadiran perusahaan-perusahaan yang ramah disabilitas ini menjadi angin segar bagi para orang tua di Sidoarjo. Melalui langkah inklusif ini, para penyandang disabilitas diharapkan tidak hanya sekadar terserap di dunia kerja, tetapi juga mendapatkan kesetaraan karier yang layak di tanah kelahiran mereka sendiri. Adv

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia