Rawat Wastra Nusantara, Dosen UHT Sabet Penghargaan Bunda Pelestari Kebaya

Siska Prestiwati
14 Aug 2026 19:59
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Sosok akademisi tak melulu bergelut dengan teori di ruang kelas. Buktinya, Deasy Arieffiani, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hang Tuah (UHT), konsisten mengabdi untuk kelestarian busana tradisional hingga diganjar penghargaan sebagai Bunda Pelestari Kebaya Indonesia oleh Bunda Milenial Surabaya, Jumat (14/8/2026).

​Penghargaan yang diserahkan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya ini bukan didapat secara instan. Ketua Panitia, Sri Kartika Sari Antariksa, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penilaian ketat selama satu tahun penuh terhadap kiprah perempuan yang aktif mengabdi di masyarakat.

​”Gerakan Bunda dan Putri Berkebaya menjadi identitas kepribadian perempuan Indonesia yang secara filosofis berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda kekinian,” tutur Deasy usai menerima penghargaan langsung dari Ketua Bunda Milenial Surabaya, Dr. Roro Dyah Eko Setyowati.

Tak sekadar menerima piala, Deasy bersama peraih penghargaan Pelestari Wastra Eco Print, Bunda Nawang Wulan, juga didapuk menjadi juri Lomba Bunda dan Putri Berkebaya. Ajang ini digelar guna memperkuat pelestarian busana adat di tengah gempuran tren modern.

​Suasana makin hangat lewat talk show “Peran Perempuan Indonesia Mengisi Kemerdekaan” yang dihadiri civitas akademika, organisasi wanita, hingga komunitas seni se-Surabaya. Sejumlah isu krusial dipaparkan oleh para narasumber:

  • Pemberdayaan dan Keluarga: Dr. Roro Dyah Eko Setyowati menekankan pentingnya sinergi lingkungan keluarga agar perempuan merdeka dalam berkarya.
  • Generasi Emas: Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. AVS Suhardiningsih menyoroti krusialnya 1.000 hari pertama kehidupan anak demi menyiapkan SDM penerus bangsa.
  • Kecakapan Digital: Dr. Emeralda Ayu Kusuma mendorong perempuan memanfaatkan platform digital secara bijak untuk meningkatkan kapasitas diri.

​Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba busana. Casilda Faeyza asal Sidoarjo sukses menyabet juara pertama Kategori Busana Daerah. Sementara Kategori Kebaya Indonesia dimenangkan Bunda Christie Gracelia (LIRA Surabaya), Kategori Bunda & Putri Berkebaya diraih Bunda Ria (Ananda Surabaya), serta Kategori Favorit diboyong oleh tim Bunda Mongi, Susan, Quratu, dan Kanti.

 

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia