

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Komitmen terhadap pemenuhan hak kesehatan warga binaan kembali ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya. Pada Selasa (20/10/2026), lapas menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar 100 warga binaan di Blok A, bekerja sama langsung dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Porong.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program berkala yang dirancang secara bertahap guna memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang layak. Selain sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini berbagai potensi penyakit, program ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran warga binaan agar lebih peduli terhadap kondisi fisik mereka selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah aspek fundamental yang tidak boleh diabaikan dalam sistem pemasyarakatan.
“Kami berupaya memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak. Pelaksanaan CKG secara bertahap ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga kondisi kesehatan mereka selama menjalani pembinaan,” ujar Sohibur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Surabaya memastikan bahwa koordinasi dengan pihak tenaga kesehatan akan terus diperkuat agar cakupan pemeriksaan semakin luas.
“Kami terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan terkait agar pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga binaan. Harapannya, kondisi kesehatan mereka dapat diketahui lebih awal sehingga tindak lanjut dapat diberikan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Melalui langkah proaktif ini, Lapas Kelas I Surabaya terus berkomitmen menjaga kesinambungan mutu pelayanan dan kesejahteraan para warga binaan secara menyeluruh.

