
(Tengah) Bupati Sidoarjo Subandi bersama ratusan Jukir usai apel pagi di GOR Delta, Jumat (16/10/2026) pagi. Dok : Siska PSidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Bupati Sidoarjo Subandi memberikan ultimatum tegas kepada para juru parkir (jukir) di wilayahnya. Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo untuk langsung memberhentikan jukir yang tidak disiplin tanpa perlu menunggu surat peringatan hingga tiga kali.
Hal tersebut ditegaskan Subandi saat menjadi pembina apel juru parkir Sidoarjo di Parkir Timur GOR Delta, Jumat (16/10/2026).
”Tidak perlu peringatan sampai 3 kali. Cukup diperingatkan 2 kali, kalau tidak mau disiplin, keluarkan saja,” ujar Subandi dengan tegas.
Subandi juga meminta Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, segera membuat surat pernyataan kesepakatan dengan para jukir. Surat tersebut memuat aturan bagi hasil sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo, komitmen bekerja disiplin, serta kewajiban menyetorkan pendapatan daerah tepat waktu.
”Yang tidak mau, silakan mundur. Buat apa angel-angel (sulit-sulit),” tambahnya.
Skema Bagi Hasil 60:40 dan Komitmen PAD
Dalam arahannya, Subandi mengingatkan bahwa Pemkab Sidoarjo menerapkan skema bagi hasil pendapatan parkir sebesar 60 persen untuk Pemkab Sidoarjo dan 40 persen untuk jukir di lapangan. Nilai setoran ini akan dievaluasi setiap bulan dan tidak boleh mengalami penunggakan berbulan-bulan.
Menurutnya, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir sangat penting untuk membiayai berbagai program pembangunan di Sidoarjo.
”Bupati dituntut masyarakat untuk memenuhi terkait PAD untuk membiayai pembangunan,” ungkap Subandi.
Wajib Santun dan Dilarang Membentak Pengendara
Selain kedisiplinan setor, Subandi juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis. Ia meminta para jukir untuk bersikap sopan santun kepada pemilik kendaraan dan mengutamakan pelayanan yang baik di lapangan.
”Saya tidak ingin ada yang bentak-bentak pemilik kendaraan. Kalau pas ada yang tidak bawa uang, bicarakan baik-baik. Tidak perlu membentak-bentak. Saya juga tidak mau marah-marah kepada jukir di lapangan,” tandasnya.
Apel pagi yang diikuti ratusan jukir dari berbagai titik di Sidoarjo ini juga diwarnai penyerahan bantuan sembako. Usai apel, suasana cair terlihat ketika Bupati Subandi menghampiri dan merangkul para jukir. Sejumlah jukir, termasuk beberapa emak-emak, tampak antusias dan berebut untuk berfoto bersama orang nomor satu di Sidoarjo tersebut.

