

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Surabaya, Sabtu (17/10/2026), diwarnai sorotan menarik mengenai kepemimpinan daerah.
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menggarisbawahi pandangan Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman yang memuji kelincahan kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Pujian tersebut sebelumnya disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Menurut Ning Lia—sapaan akrab Lia Istifhama—kelincahan dan keberhasilan kepemimpinan Khofifah dalam membawa Jatim unggul dan berkelanjutan harus dijaga kesinambungannya ke depan.
Dalam momen yang sama, Ning Lia sempat melontarkan pantun khusus yang ditujukan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang turut hadir dalam acara tersebut. Pantun penuh keakraban itu sekaligus memberikan sinyal kuat dukungan terhadap figur Emil untuk terus mengawal arah pembangunan Jawa Timur.

”Bagaimana pada momen hari jadi Jawa Timur yang ke-81, Ibu Gubernur Khofifah menyampaikan Jatim unggul, maju, dan berkelanjutan. Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa ke depan gubernur harus memiliki kelincahan seperti Ibu Gubernur, dan kita bicara bagaimana agar Jawa Timur ke depan tidak lepas dari sosok yang sangat memahami pekerjaan tersebut, amin,” ujar Ning Lia.
Perkuat Kolaborasi dan Meritokrasi
Selain menyoroti kesinambungan kepemimpinan daerah, Ning Lia juga memuji karakter UPN Veteran sebagai Kampus Bela Negara. Ia menilai institusi pendidikan ini memiliki keunggulan dalam mengolaborasikan keberagaman sosial dan budaya dalam bingkai persatuan bangsa.
Ia berharap UPN Veteran terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, serta jiwa kepemimpinan. Tak lupa, ia menekankan pentingnya prinsip meritokrasi agar generasi muda dapat berkembang secara optimal berdasarkan kompetensi dan prestasi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy) dalam menghadapi tantangan masa depan melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Munas IKA UPN Veteran Indonesia ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPR RI Reni Astuti, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Lukman Arif, hingga KH. Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).
Melalui mekanisme pergiliran kepemimpinan antardaerah dalam Munas tersebut, RM Bramastyo Kusumonegoro akhirnya dipercaya untuk menakhodai kepengurusan IKA UPN Veteran Indonesia periode 2026–2031.

