Isu Motor Listrik MBG Disorot, Menkeu Pastikan Anggaran 2026 Nol Pengadaan

Lailatul Khabiba
8 Apr 2026 17:12
2 minutes reading

Jakarta (Aksaraindonesia.id) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengadaan sepeda motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan berasal dari anggaran 2026. Ia memastikan pembelian tersebut merupakan hasil penganggaran tahun 2025 yang sudah terlanjur berjalan.

Purbaya mengatakan hal itu setelah menanyakan langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, menyusul sorotan publik terhadap belanja motor listrik di tengah wacana efisiensi anggaran pemerintah.

“Dia (Kepala BGN) bilang itu memang anggaran tahun lalu, yang sudah sempat terlanjur keluar. Tapi untuk yang tahun ini dia konfirmasi, enggak ada pembelian motor listrik baru,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan menyetujui permintaan tambahan motor listrik untuk program MBG di tahun ini. Ia menyebut pengadaan yang belum tiba di Indonesia juga akan ditolak.

“Kan sebagian udah keluar, sisanya ya ditolak. Jadi dibatasilah, bukan ditolak,” ujarnya.

Hingga kini, realisasi pengadaan motor listrik untuk SPPG tercatat baru sekitar 21.600 unit dari total 24.400 unit yang dianggarkan.

Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan bahwa Kemenkeu sempat menolak pengajuan pengadaan motor dan komputer untuk mendukung program MBG pada tahun 2025.

“Tahun lalu sempat kita enggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor,” ujarnya saat berbincang dengan media di kawasan Kementerian Keuangan, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan masih akan mengecek ulang usulan yang diajukan tahun ini. Namun Purbaya menegaskan bahwa anggaran MBG seharusnya diprioritaskan untuk pengadaan makanan, bukan kendaraan.

“Kan harusnya anggaran MBG utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan sudah cukup untung,” tegasnya.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :