Tujuh Hari Tak Membuahkan Hasil Pencarian ABK MT Kusuma 1 Dihentikan

Siska Prestiwati
2 Jun 2026 15:35
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Operasi pencarian terhadap Sri Sapto (39), anak buah kapal (ABK) MT Kusuma 1 yang dilaporkan jatuh di perairan utara Kabupaten Sampang, Madura, resmi dihentikan pada hari ketujuh, Selasa (2/6/2026). Hingga berakhirnya operasi Search and Rescue (SAR), korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan penghentian pencarian dilakukan sesuai prosedur setelah upaya selama tujuh hari tidak menunjukkan hasil.

“Operasi pencarian dihentikan karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan area pencarian terus meluas berdasarkan prediksi pergerakan korban di peta SAR,” kata Nanang.

Pada hari terakhir pencarian, keluarga korban turut terlibat dengan mengikuti proses penyisiran menggunakan KN SAR 249 Permadi. Perwakilan keluarga berada di atas kapal sejak bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya hingga melakukan pencarian di area yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai sumber daya untuk menyisir perairan utara Sampang. KN SAR 249 Permadi menjadi armada utama dalam pencarian yang dilakukan sejak laporan korban hilang diterima.

Selain penyisiran di laut, petugas juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas melalui sistem e-broadcast. Langkah tersebut dilakukan agar para pelaut yang berada di sekitar area pencarian dapat segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep, KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Gresik, BPBD Gresik, SROP Surabaya, SROP Bawean, SROP Kalianget, SROP Masalembu, VTS Surabaya, Pos Kamladu Gresik, UPP Kelas III Bawean, UPP Kelas III Telaga Biru, serta nelayan setempat.

Meski operasi SAR telah resmi ditutup, pihak keluarga maupun instansi terkait masih membuka kemungkinan menerima informasi baru apabila terdapat laporan atau temuan yang berkaitan dengan keberadaan Sri Sapto.

 

5-5-2026

Arsip Berita :