

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo membuktikan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membina warga binaan. Lewat program pembinaan kemandirian, Lapas Sidoarjo sukses memanen tanaman kangkung hasil garapan para warga binaan di lingkungan lapas.
Kegiatan panen raya ini merupakan muara dari proses panjang yang melibatkan langsung warga binaan, mulai dari pengolahan media tanam, pemilihan bibit, penyiraman, hingga perawatan intensif sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo menyampaikan bahwa program budidaya ini tidak sekadar mengejar hasil komoditas pangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta kerja sama tim bagi warga binaan.
”Melalui pembinaan kemandirian ini, kami berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang memiliki nilai guna tinggi. Harapannya, ilmu budidaya sayuran ini bisa menjadi bekal berharga untuk membuka peluang usaha secara mandiri saat mereka kembali ke tengah masyarakat nanti,” ujar pihak Lapas Sidoarjo dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026)
Pemanfaatan lahan produktif di dalam area lapas ini dinilai menjadi langkah efektif untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat pelaksanaan program pembinaan yang berkelanjutan. Ke depan, Lapas Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan program pertanian serupa demi membangun etos kerja dan kesiapan mental warga binaan agar siap mandiri dan berdampak positif usai menyelesaikan masa pidananya.

