

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Ribuan penduduk Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo memadati kawasan Jalan Anusapati RW 12 pada Sabtu (19/9/2026) malam. Kehadiran massa ini untuk memeriahkan syukuran panen raya sekaligus peresmian pengerjaan betonisasi jalan di wilayah setempat.
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, hadir langsung meresmikan prasarana jalan yang kini sudah mulus tersebut. Selain jajaran legislatif, Kepala Desa Sawotratap Sanuri beserta perangkat desa, BPD, hingga pengurus RT dan RW turut mendampingi di lokasi.
Dalam sambutannya, Warih mengungkapkan bahwa proyek pengerjaan infrastruktur ini direalisasikan memanfaatkan alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sidoarjo tahun anggaran 2025 dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp1 miliar melalui Dinas PU.
”Ini memang kita anggarkan Pokir untuk betonisasi. Ternyata fungsinya besar, jalannya empuk dan manfaatnya luar biasa,” ujar Warih di lokasi acara, Sabtu (19/9/2026).
Politisi Partai Golkar tersebut menambahkan, Jalan Anusapati memegang peranan penting bagi mobilitas warga sekitar karena berstatus sebagai jalan alternatif kabupaten. Akses ini menjadi jalur favorit bagi warga dari Desa Pabean maupun Desa Ngingas yang ingin menuju Surabaya tanpa perlu memutar ke arah Bundaran Gedangan.
Melihat tingginya pemanfaatan jalan tersebut, Warih berkomitmen melanjutkan pembenahan fasilitas pendukung di kawasan Sawotratap. Salah satu rencana lanjutan yang disiapkannya yakni peninggian struktur jembatan di bagian ujung utara jalan guna mengantisipasi potensi genangan air.
Bangkitkan Budaya dan Ekonomi Lokal
Selain prosesi peresmian, kegiatan bertajuk Gebyar Masyarakat Desa ini diisi dengan pagelaran kesenian tradisional Jaranan Turonggo Suwito Budoyo. Pertunjukan lokal pimpinan Pamuji ini dimainkan langsung oleh warga RW 12 dan sukses menarik perhatian pengunjung yang memadati lokasi acara.
Acara syukuran ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga. Sebanyak 150 pelaku UMKM binaan Karang Taruna RW 12 menjajakan aneka kuliner hingga komoditas hasil bumi. Perputaran uang dari transaksi di lokasi dilaporkan menembus puluhan juta rupiah dalam semalam.
Kepala Desa Sawotratap, Sanuri, menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pengaspalan ulang berbasis beton di wilayahnya. Menurut Sanuri, sebelum dibeton, Jalan Anusapati dalam kondisi rusak berat dan berlubang sehingga kerap membahayakan pengguna jalan.
”Lah ini untuk hiburannya masyarakat, karena ini termasuk budaya dan yang main juga warga Sawotratap sendiri,” pungkasa Sanuri.
Sanuri berharap fasilitas jalan yang kini telah mulus dan aman dapat dirawat bersama oleh warga. Keberadaan akses jalan yang memadai ini diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian warga Desa Sawotratap.

