Jangkau 2.450 Siswa, Jatim Jadi Provinsi dengan Sekolah Rakyat Terbanyak di Indonesia

Siska Prestiwati
12 Jan 2026 23:31
2 minutes reading

Banjarbaru (Aksaraindonesia.id) – Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat (SR) terbanyak dalam peresmian 166 titik SR dan groundbreaking 104 SR permanen oleh Presiden Joko Widodo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026). Dari total tersebut, 26 titik berasal dari Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan seluruh SR di wilayahnya sudah beroperasi dan menampung 2.450 siswa dari keluarga kurang mampu. Ia menyebut program ini menjadi langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan berasrama yang seluruh kebutuhannya ditanggung negara.

“Alhamdulillah dari total 166 SR seluruh Indonesia, Jawa Timur menduduki posisi pertama dengan 26 SR. Ini bukti komitmen Jatim mendukung program prioritas Presiden,” ujar Khofifah.

“Ada siswi dari SRT 47 Malang dan SRT 7 Probolinggo yang berpidato dalam Bahasa Arab. Bahkan atraksi baris berbaris dari SR Pasuruan dipuji oleh Presiden karena dinilai tak kalah dari SMA Taruna Nusantara,” ungkap Khofifah.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung berdirinya SR di berbagai daerah.

“Saya terharu melihat anak-anak yang tadinya sulit sekolah kini punya harapan. Ada yang pidato dalam beberapa bahasa, luar biasa,” kata Prabowo.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden dan mulai beroperasi sejak 2025. Saat ini total 166 SR tersebar di 34 provinsi dengan 14.822 siswa.

“Ini wujud nyata negara hadir membela yang lemah. Kami optimis SR bisa menjadi jembatan masa depan dan mengubah nasib keluarga,” kata Gus Ipul.

Ia juga memuji komitmen Khofifah karena Jatim menjadi provinsi dengan perkembangan SR paling pesat.

“Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan titik penyelenggaraan SR tertinggi,” ujarnya.

13-03-2026

5-5-2026