Kontraktor Proyek Jalan Bluru Kidul Diminta Profesional, Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

Siska Prestiwati
13 Jul 2026 17:17
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Bupati Sidoarjo H. Subandi memberi peringatan tegas kepada kontraktor proyek peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul. Ia meminta kontraktor bekerja profesional, menyelesaikan proyek sesuai target, sekaligus wajib menyerap tenaga kerja lokal.

Warning itu disampaikan Subandi saat meninjau langsung proyek peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Senin (13/7/2026). Ia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) serta jajaran Forkopimka.

“Kontraktor harus profesional dan wajib memprioritaskan pekerja lokal asal Sidoarjo. Pembangunan infrastruktur APBD ini tidak hanya harus menghasilkan fisik yang berkualitas, tapi juga menjadi stimulus ekonomi bagi warga sekitar,” tegas Subandi.

Menurut Subandi, proyek Jalan Raya Bluru Kidul menjadi salah satu prioritas Pemkab Sidoarjo karena ruas tersebut selama bertahun-tahun menjadi langganan banjir. Kondisi itu kerap melumpuhkan aktivitas warga dan menghambat akses menuju sejumlah fasilitas publik, termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.

Karena menjadi proyek prioritas, Pemkab Sidoarjo bahkan menggeser alokasi anggaran (shifting budget) dari proyek penanganan jalan di Kecamatan Sedati agar pembangunan Jalan Bluru Kidul bisa segera direalisasikan.

“Peningkatan Jalan Bluru Kidul ini prioritas utama karena setiap musim hujan kawasan ini selalu tergenang. Penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan proyek tersebut tidak hanya menaikkan elevasi badan jalan, tetapi juga memperbaiki sistem drainase. Jalan akan diperlebar menjadi 11 meter dengan rigid pavement selebar 6 meter, dilengkapi bahu jalan, trotoar, serta sistem pembuangan air yang terhubung hingga ke sungai.

“Meninggikan jalan saja tidak cukup. Drainasenya harus terkoneksi ke saluran pembuangan akhir agar aliran air lancar. Kami juga mengkaji solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir rob,” katanya.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Sidoarjo juga akan menata kawasan di sepanjang Jalan Raya Bluru Kidul. Aktivitas perdagangan yang menggunakan badan maupun bahu jalan akan ditertibkan agar fungsi jalan kembali optimal dan kemacetan dapat dikurangi.

Bangunan yang berada di ruang milik jalan (Rumija) akan didata lebih dulu. Namun, Subandi memastikan penataan dilakukan secara persuasif dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga RT/RW.

“Kami data terlebih dahulu secara humanis bersama pemerintah desa. Penataan dilakukan agar fungsi jalan kembali optimal, tetapi hak-hak masyarakat tetap kami perhatikan,” jelasnya.

Subandi menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Desember 2026. Ia meminta kontraktor menjaga kualitas pekerjaan dan menyelesaikan proyek sesuai jadwal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi genangan di kawasan Bluru Kidul.

x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Hey there 👋
It’s your friend Dany Williams. How can I help you?
WhatsApp