Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

Siska Prestiwati
12 Jan 2026 21:52
2 minutes reading

Banjarbaru  (Aksaraindonesia.id) – Pemerintah kembali memperluas akses pendidikan inklusif. Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia dalam acara yang digelar di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Peresmian diawali dengan lantunan lagu Indonesia Raya, disusul penampilan baris-berbaris dari para siswa Sekolah Rakyat. Prabowo terlihat tersenyum bangga menyaksikan formasi mereka.

Acara kemudian berlanjut dengan penayangan video “Manifesto Sekolah Rakyat” yang memuat semangat dan konsep dasar program tersebut. Para siswa juga menampilkan teatrikal yang menggambarkan perjalanan mereka dalam menggapai masa depan.

Di tengah penampilan, perwakilan siswa menyerahkan novel karya kolaboratif murid Sekolah Rakyat kepada Presiden. Empat siswa juga tampil menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, China, Jepang, dan Arab.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pendirian Sekolah Rakyat. Ia menyebut program ini sebagai langkah besar dan terobosan penting bagi pendidikan Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, semua K/L, lembaga, dan elemen yang telah bekerja. Ini langkah terobosan, langkah berani. Saya terharu melihat dampaknya,” ujar Prabowo.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menambahkan, program Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan. Sejak beroperasi pada Juli tahun lalu, sekolah ini kini berdiri di 166 titik di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota.

“Totalnya menampung 15.954 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan,” kata Gus Ipul.

13-03-2026

5-5-2026