

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Universitas Hang Tuah (UHT) resmi melakukan penyegaran organisasi. Rektor UHT Laksda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari memimpin langsung pelantikan Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas Farmasi, serta serah terima jabatan (sertijab) empat kepala satuan kerja di Surabaya, Kamis (29/10/2026).
Dalam prosesi tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Nala, Laksdya TNI (Purn) Maman Firmansyah, turut menyerahkan mobil dinas baru kepada Direktur Pascasarjana UHT, Prof. Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P., CISHR., guna menunjang operasional pembentukan organisasi baru ini.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Anggota Pembina Bidang Umum Yayasan Nala Laksdya TNI (Purn) Rachmad Jayadi, Ketua Pengawas Yayasan Nala Laksda TNI (Purn) Rahmat Eko Rahardjo, para dekan, kaprodi, serta pejabat terkait.
Momentum Peningkatan Kinerja dan Tata Kelola
Dalam amanatnya, Rektor UHT Laksda TNI (Purn) Avando Bastari menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian figur kepemimpinan, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan semangat baru serta memperbaiki kekurangan sebelumnya.
”Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, memperkuat kinerja, serta meningkatkan efektivitas tata kelola institusi,” ujar Avando.
Ia mengingatkan bahwa tantangan di dunia pendidikan tinggi semakin kompleks, mulai dari ketatnya persaingan antarperguruan tinggi, peningkatan mutu pendidikan, hingga tuntutan adaptasi teknologi yang masif.
Daftar Pejabat Baru dan Apresiasi Pejabat Lama
Rektor menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian kepada empat pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya:
Sementara itu, estafet kepemimpinan satuan kerja kini diemban oleh:
Para pejabat baru diminta untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, melainkan segera melakukan konsolidasi, membaca persoalan prioritas, serta menghadirkan inovasi nyata. “Jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui integritas, profesionalisme, dan hasil kerja nyata,” tegas Rektor.
Penguatan Pascasarjana dan Fakultas Farmasi
Pembentukan Pascasarjana UHT menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda penyegaran ini. Rektor meminta Prof. Ninis Trisyani selaku Direktur Pascasarjana untuk segera membangun fondasi organisasi yang kuat guna memperkuat riset, jejaring kerja sama, dan reputasi akademik yang berkarakter kemaritiman.
Selain itu, Prof. Emeritus Dr. apt. Suko Hardjono, M.S. resmi dilantik kembali sebagai Dekan Fakultas Farmasi. Pelantikan ini menandai kesinambungan kepemimpinan sekaligus pengakuan atas status akademik baru beliau, dengan harapan mutu pendidikan serta kolaborasi strategis bersama industri farmasi dan rumah sakit dapat terus ditingkatkan.
Peringatan Etika Media Sosial dan Kolaborasi Tim
Menutup arahannya, Rektor memberikan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga etika komunikasi di ruang publik dan media sosial. UHT tetap membuka ruang kritik yang membangun, namun penyampaian laporan harus melalui mekanisme resmi (seperti PPKPT) dan berlandaskan kebenaran untuk menghindari pencemaran nama baik.
Rektor juga menekankan agar seluruh sivitas akademika bekerja secara terintegrasi, menjauhi ego sektoral, serta konsisten menjalankan Panca Cita dan Sepuluh Kebijakan Rektor.
”Jangan hanya berusaha menjadi pejabat yang berhasil menjalankan tugas, tetapi jadilah pemimpin yang mampu meninggalkan perubahan dan kemajuan bagi institusi,” pungkasnya.

