
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Tragedi memilukan terjadi di Jalan Raya Candi, depan pabrik gula kawasan Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (24/3) pagi .Dua orang yang sedang berada di tepi jalan, seorang penjual sayur dengan sepeda angin dan seseorang yang diduga hendak membeli sayur dengan sepeda listrik, tewas setelah ditabrak mobil yang dikemudikan pengguna sabu.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.26 WIB ketika kondisi jalanan masih sangat sepi. Kedua korban tampak berada di sisi kiri jalan, diduga tengah bertransaksi atau bersiap berangkat. Penjual sayur itu terlihat menggunakan sepeda angin dengan keranjang berisi sayuran, sementara korban lain berhenti dengan sepeda listriknya dan tampak sedang memundurkan sepeda listriknya untuk diparkir.
Tiba-tiba dari arah selatan, sebuah Daihatsu Xenia yang dikemudikan IF (38) melaju kencang tanpa kendali. Dalam hitungan detik, mobil tersebut menghantam kedua korban dari belakang tanpa tanda pengereman sedikit pun.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Yudhi Anugrah Putra mengatakan hasil olah TKP menguatkan dugaan kelalaian berat.
“Tidak ditemukan bekas rem sama sekali. Mobil baru berhenti setelah menabrak guardrail,” ujarnya.
Benturan keras membuat kedua korban terpental beberapa meter dan meninggal seketika. Barang dagangan sayur, tas kecil, serta barang pribadi korban lain berserakan di aspal. Warga yang datang setelah mendengar suara keras sempat mencoba memberikan bantuan, namun nyawa keduanya tidak tertolong.
Bagian depan Xenia rusak parah, sementara kedua sepeda korban hancur tak berbentuk. Petugas kemudian mengamankan IF karena menunjukkan perilaku tidak stabil dan omongan yang tidak sinkron.
Saat dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum untuk tes urine, hasilnya menunjukkan IF positif mengonsumsi sabu. Ia diketahui merupakan sopir angkutan ilegal yang hendak menjemput lima penumpang menuju Bandara Juanda.
“Pelaku sudah kami tahan dan dijerat pasal berlapis, termasuk penyalahgunaan narkotika dan kelalaian yang menyebabkan dua orang meninggal dunia,” tegas Yudhi.
Rekaman CCTV Beredar dan Bikin Publik Geram
Beberapa jam setelah kejadian, rekaman CCTV kecelakaan ini menyebar di media sosial. Video berdurasi 43 detik itu memperlihatkan situasi jalanan yang sepi, dua pesepeda berdiri di tepi jalan, dan mobil yang datang sangat cepat langsung menghantam mereka.
Tidak terlihat adanya upaya menghindar atau mengerem. Kedua korban terpental keras sebelum mobil terus melaju menabrak pembatas jalan. Video tersebut menuai reaksi keras dari warganet yang meminta hukuman maksimal untuk pelaku.
Warga: “Penjual sayur itu tiap pagi lewat sini”
Warga sekitar yang mengenal salah satu korban mengatakan bahwa ia memang berjualan sayur setiap pagi dan selalu melewati jalur tersebut.
“Dia biasanya berangkat jam segitu. Jualan sayur keliling,” kata Efa warga Candi yang sering juga membeli sayur.
Sementara korban lainnya diduga hendak membeli sayur sebelum memulai aktivitas pagi.
Kedua jenazah sudah dibawa ke rumah sakit. Satlantas Polresta Sidoarjo masih mengembangkan penyelidikan, termasuk memeriksa detail rekaman CCTV, menelusuri kronologi aktivitas pelaku sebelum kejadian, dan menggali keterangan saksi yang mengetahui rutinitas kedua korban.