
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Setelah dua hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ahmad Daffa Annil Haq (17), remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Desa Sidokare, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coorsinator (SMC) mengatakan bahwa korban ditemukan tim SAR gabungan sudah dalam kondisi meninggal dunia, pada Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 12.45 WIB. Jenazah ditemukan sekitar 600 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Proses evakuasi jenazah korban dari sungai ke darat berlangsung lancar dan aman. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sejak laporan kejadian tersebut diterima, SMC merespon segera dengan mengerahkan satu tim rescue untuk bekerja sama dengan unsur SAR lainnya di lapangan. Dua Search and Rescue Unit (SRU) air dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Sidokare.
“SRU pertama menyisir sejauh sekitar 850 meter dari lokasi kejadian hingga jembatan rel kereta api, sementara SRU kedua menyisir sejauh satu kilometer dari jembatan rel kereta api hingga jembatan Jalan Gajah Mada,” ujar Nanang.
Kedua SRU air ini melakukan manuver perahu karet di beberapa titik yang dicurigai terdapat korban di dalam air.
Selain melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan dari darat di sejumlah titik di sepanjang aliran sungai.
Menurut Nanang, keberhasilan operasi SAR ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan warga sekitar. “Sinergi dan semangat kemanusiaan inilah yang akhirnya membawa hasil. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini,” katanya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi korban ini, yaitu tim BPBD Prov Jatim, BPBD kabupaten Sidoarjo, Koramil dan Polsek Sidoarjo Kota, TAGANA, ILS, Galena Rescue, BAGANA, SAR MTA, URC Forest, FPRB Mojokerto, Potensi Sidoarjo, Pengurus Ponpes, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.