
Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Bendera Merah Putih di Jawa Timur dikibarkan setengah tiang selama dua hari untuk menghormati wafatnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI ke-6. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian tokoh bangsa tersebut.
Khofifah mengatakan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Try Sutrisno dikenal sebagai prajurit sejati dan negarawan yang mengabdikan hidupnya untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
“Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Bangsa Indonesia kehilangan sosok luar biasa. Beliau prajurit sejati dan negarawan yang seluruh hidupnya diabdikan untuk bangsa,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (2/3/2026).
Try Sutrisno pernah menjabat Panglima ABRI sebelum menjadi Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Ketegasan, disiplin, dan komitmen terhadap stabilitas nasional membuatnya dikenang sebagai figur penting dalam perjalanan negeri.
Menurut Khofifah, keteladanan almarhum dalam kepemimpinan dan pengabdian menjadi warisan berharga bagi generasi penerus. “Beliau bukan hanya pemimpin, tetapi sosok yang konsisten menjaga nasionalisme dan persatuan,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur mengibarkan bendera setengah tiang selama dua hari. Kebijakan ini sesuai ketentuan UU Nomor 24 Tahun 2009, Pasal 12 ayat (2) tentang pengibaran bendera untuk mantan Presiden dan Wakil Presiden yang wafat.
Khofifah juga mendoakan almarhum agar husnul khatimah serta seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Ia turut menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.
“Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” pungkasnya