
Sidoarjo (aksara Indonesia.id) – Suasana haru menyelimuti ruang perawatan korban selamat ambruknya musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Minggu (5/10/2025) sore. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak datang bersama sang istri, Arumi Bachsin, untuk memberikan semangat dan dukungan langsung kepada para korban serta keluarganya.
Keduanya tampak menyapa satu per satu pasien di RSUD R.T Notopuro Sidoarjo. Arumi dengan lembut menggenggam tangan para ibu yang masih menunggu kabar anak-anak mereka yang belum ditemukan.
“Hari ini saya bersama istri datang bukan hanya sebagai pejabat, tapi sebagai orang tua yang ingin bertemu dengan sesama orang tua. Istri saya ingin menemui ibu-ibu yang masih menanti anaknya,” ujar Emil usai meninjau ruang perawatan.
Emil mengatakan, kunjungan ini sekaligus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan emosional dan psikologis bagi korban serta keluarganya.
“Tentu kami mendoakan dan melihat adanya ketabahan dari para keluarga. Kami memastikan pihak rumah sakit memberikan dukungan terbaik, termasuk layanan kesehatan jiwa dan psikologi anak,” kata Emil.
Ia juga berpesan kepada korban yang mulai pulih agar tidak terburu-buru pulang sebelum benar-benar dinyatakan sembuh oleh tim medis.
“Saya sampaikan kepada korban agar fokus pada pemulihan dulu. Jangan terburu-buru pulang sebelum benar-benar 100 persen sehat,” ucapnya.
Selain korban yang masih dirawat, Emil menegaskan pentingnya pemantauan lanjutan bagi pasien yang sudah pulang ke rumah.
“Pasien yang sudah pulang juga harus dimonitor terus. Ada satu korban yang akhirnya harus dioperasi padahal awalnya terlihat baik. Karena itu, observasi berkelanjutan penting sekali,” tuturnya.
Kunjungan Emil dan Arumi menjadi pengingat bahwa di balik upaya medis dan evakuasi, dukungan moral dan kehadiran empatik sangat berarti bagi para keluarga yang tengah berjuang melewati masa sulit.