
Alor Timur (Aksaraindonesia.id) – Pemerintah Pusat memastikan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Maritaing di Kabupaten Alor dipercepat sebagai bagian dari agenda prioritas nasional. Kepastian itu disampaikan Deputi Bidang Perbatasan BNPP RI, Dr. Nurdin, usai meninjau titik koordinat batas negara di Kecamatan Alor Timur, Selasa (2/12/2025).
Nurdin menyebut kunjungannya merupakan tindak lanjut arahan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara terkait percepatan pembangunan delapan PLBN baru di Indonesia, termasuk Maritaing. Ia menegaskan pembangunan PLBN harus berjalan paralel dengan pengembangan ekonomi masyarakat perbatasan.
“Harapan kita, proses pembangunan PLBN dilakukan bersamaan dengan program-program pengembangan ekonomi kawasan. PLBN dan pengembangan ekonomi yang kita bangun diharapkan mendorong kemajuan wilayah, khususnya Maritaing dan Kabupaten Alor,” ujar Nurdin.
Rombongan BNPP menempuh perjalanan darat sekitar dua jam menuju titik tapal batas yang berbatasan langsung dengan Timor Leste untuk melihat kondisi aktual di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, BNPP RI akan menggelar FGD bersama pemangku kepentingan di Alor untuk memetakan kebutuhan prioritas pembangunan ekonomi. Pembahasan meliputi infrastruktur jalan, transportasi, BTS, pasar, dan fasilitas pendukung lainnya. Hasilnya akan dirumuskan dalam draft Rancangan Instruksi Presiden (Inpres) terkait pembangunan PLBN Maritaing.
Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Alor, Marwiah Jakra, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat. Ia menyebut kunjungan intens BNPP membuat aspirasi daerah lebih diperhatikan.
“Beberapa bulan terakhir perhatian itu sangat nyata. Para deputi datang, melihat langsung, dan itu membuat suara kami lebih didengar,” katanya.
Menurut Marwiah, dengan hadirnya BNPP langsung di Alor, pihaknya tak lagi harus berulang kali melakukan audiensi ke Jakarta. Ia berharap percepatan pembangunan benar-benar terwujud untuk masyarakat Alor Timur.
Dalam kesempatan itu, Nurdin juga menyampaikan pesan khusus untuk masyarakat perbatasan.
“Kepada seluruh masyarakat Alor di pulau-pulau terluar, teruslah semangat. Kalau semua orang berusaha menjadi yang terbaik, Insya Allah terbentuk komunitas yang baik dan pada akhirnya terwujud generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya kerja keras, kemandirian, dan kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan.