
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Hilal awal Dzulhijjah 1447 H dilaporkan terlihat di wilayah Lamongan, tepatnya di Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran, Minggu (17/5). Temuan ini merupakan hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur di 13 titik pengamatan.
Dari seluruh lokasi tersebut, hanya tim rukyat di Lamongan yang berhasil mengonfirmasi penampakan hilal. Sementara 12 titik lainnya tidak dapat melihat hilal karena kondisi cuaca mendung yang menghalangi visibilitas.
Adapun lokasi yang tidak berhasil melihat hilal berada di Madiun, Gresik, Mojokerto, Pamekasan, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Blitar, Sumenep, Ponorogo, Tuban, dan Jombang.
Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim rukyat dan petugas lapangan yang telah bekerja di berbagai daerah.
“Terima kasih kepada seluruh tim rukyat dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Hasil pemantauan dari Jawa Timur ini menjadi kontribusi penting dalam proses penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh Kemenag RI,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh laporan dari titik pengamatan di Jatim telah diteruskan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh Kementerian Agama RI.