Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Selat Madura

Siska Prestiwati
28 Apr 2026 13:48
2 minutes reading

Bangkalan (Aksaraindonesia.id) – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Mustofa (38), pemancing yang dilaporkan tenggelam di perairan Selat Madura dekat Jembatan Suramadu. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (28/4) pagi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan jenazah ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB. Saat ditemukan, posisi korban mengapung di sisi barat Jembatan Suramadu, sekitar 950 meter dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam.

“Proses evakuasi berjalan lancar. Setelah diangkat ke perahu karet, jenazah langsung dibawa ke darat dan diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Nanang.

Upaya pencarian dilakukan sejak Senin oleh satu tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama sejumlah unsur SAR lainnya. Tim mengerahkan dua SRU air dengan empat perahu karet untuk menyisir lokasi kejadian dan dua sektor pencarian sesuai rencana operasi.

Komandan tim rescue sekaligus On Scene Coordinator (OSC), M. Andi Pamudji, menjelaskan bahwa kondisi pasang surut dan perubahan arus laut menjadi kendala utama. “Arus berubah cukup signifikan sehingga memengaruhi pola pencarian,” katanya.

“Proses evakuasi berjalan lancar. Setelah diangkat ke perahu karet, jenazah langsung dibawa ke darat dan diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Nanang.

Upaya pencarian dilakukan sejak Senin oleh satu tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama sejumlah unsur SAR lainnya. Tim mengerahkan dua SRU air dengan empat perahu karet untuk menyisir lokasi kejadian dan dua sektor pencarian sesuai rencana operasi.

Komandan tim rescue sekaligus On Scene Coordinator (OSC), M. Andi Pamudji, menjelaskan bahwa kondisi pasang surut dan perubahan arus laut menjadi kendala utama. “Arus berubah cukup signifikan sehingga memengaruhi pola pencarian,” katanya.

Untuk memperluas jangkauan, informasi keberadaan korban juga disebarkan kepada kapal-kapal yang melintas agar turut melaporkan jika melihat tanda-tanda korban.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Kelas A Surabaya, BPBD Jawa Timur, BPBD Bangkalan, Satpolairud Polres Bangkalan, Polsek Labeng, Koramil Labeng, PMI Bangkalan, kecamatan dan desa setempat, hingga warga sekitar.

Kejadian bermula ketika Mustofa dan rekannya memancing dengan berjalan kaki di sisi timur Jembatan Suramadu saat air surut pada Senin pagi. Tak lama kemudian, keduanya terseret arus laut. Rekan korban berhasil diselamatkan nelayan dan dirawat di Puskesmas Labeng, sementara Mustofa hanyut hingga akhirnya ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :