12.508 Jamaah Haji Sudah Tiba di Debarkasi Surabaya, 2 Orang Meninggal Saat Pemulangan

Siska Prestiwati
9 Jun 2026 20:14
3 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berlangsung. Hingga Selasa (9/6/2026) pukul 17.00 WIB, sebanyak 12.508 jamaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air atau sekitar 28 persen dari total jamaah yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat, jumlah tersebut berasal dari kedatangan hingga Kloter 34. Dari total yang telah tiba, sebanyak 12.279 merupakan jamaah haji dan 229 lainnya petugas.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan seluruh proses pemulangan berjalan sesuai rencana dengan dukungan petugas yang siaga selama operasional debarkasi.

“Alhamdulillah, operasional pemulangan jamaah haji hingga Kloter 34 berjalan dengan lancar. Seluruh layanan kedatangan, mulai dari penerimaan jamaah, pemeriksaan kesehatan hingga pemulangan ke daerah asal terus kami laksanakan secara optimal agar jamaah dapat kembali dengan aman dan nyaman,” kata Anam dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Dari jumlah jamaah yang telah tiba, tercatat 5.710 orang berjenis kelamin laki-laki dan 6.569 perempuan. Sementara 229 petugas yang telah kembali terdiri atas 53 Petugas Haji Daerah (PHD), 44 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), 33 Ketua Kloter, 33 Petugas Haji Indonesia Kloter (PIHK), serta 66 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK).

PPIH juga mencatat performa ketepatan waktu penerbangan cukup baik. Sebanyak 22 kloter tiba tepat waktu, enam kloter mendarat lebih cepat dari jadwal, dan lima kloter mengalami keterlambatan.

Selama proses pemulangan, terdapat 81 mutasi keluar. Rinciannya meliputi 15 jamaah wafat di Arab Saudi, 12 jamaah sakit di Arab Saudi, satu jamaah sakit di Oman, satu jamaah pulang mandiri, 17 jamaah pindah kloter, serta 35 kursi kosong. Adapun mutasi masuk tercatat sebanyak 31 jamaah yang seluruhnya berasal dari perpindahan kloter.

Di sisi lain, PPIH Debarkasi Surabaya melaporkan dua jamaah meninggal dunia saat proses pemulangan berlangsung. Keduanya berasal dari Kota Malang.

Jamaah pertama adalah Hery Widianto (69), yang meninggal dunia di dalam pesawat pada Kloter 12. Sedangkan jamaah kedua, Wayan Rohani Suwasti (63), meninggal saat menjalani perawatan di RS Haji Surabaya setelah tiba bersama Kloter 12.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya jamaah haji dalam proses pemulangan. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Anam.

Selain itu, hingga saat ini masih terdapat 10 jamaah asal Debarkasi Surabaya yang belum dapat dipulangkan karena menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka berasal dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Tuban.

Menurut Anam, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi para jamaah tersebut.

“Kami berharap seluruh jamaah segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya memberangkatkan 44.000 orang pada musim haji 1447 H/2026 M yang terdiri atas 43.237 jamaah dan 763 petugas. Dengan demikian, masih ada 31.492 jamaah dan petugas yang akan dipulangkan melalui Debarkasi Surabaya pada kloter-kloter berikutnya.

PPIH Debarkasi Surabaya memastikan akan terus memberikan pelayanan optimal agar proses kepulangan jamaah haji berjalan aman, tertib, dan lancar hingga akhir operasional.

5-5-2026

Arsip Berita :