
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Upaya pencarian balita berusia 1,5 tahun yang tenggelam di Sungai Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, akhirnya menemukan titik akhir. Setelah lima hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (12/4) sekitar pukul 10.30 WIB.
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi ketika tubuh kecil korban berhasil diangkat dari aliran sungai. Jarak penemuan mencapai 13 kilometer dari lokasi awal diduga jatuh, menunjukkan betapa deras dan jauhnya aliran air yang menyeret korban.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Candra Kristyawan, mengatakan korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut.
“Jarak penemuan korban dengan titik duga lokasi kejadian sejauh 13 kilometer,” ujar Candra.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.
“Kami turut berbelasungkawa. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan bekerja sama erat selama proses pencarian,” ungkapnya.
Operasi SAR ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas Surabaya, BPBD Sidoarjo, BPBD Provinsi Jatim, TNI, Polri, perangkat Desa Kalidawir, hingga relawan dari berbagai komunitas. Warga setempat juga turut membantu sejak hari pertama pencarian.
Meski operasi telah berakhir, duka mendalam masih terasa di tengah keluarga dan warga desa yang ikut berharap korban bisa ditemukan lebih cepat.