Alat Pengering Ompreng Meledak di SPPG Ngawi, Satu Pekerja Luka Bakar

Lusiana Rujiatini
9 Apr 2026 02:33
2 minutes reading

Ngawi (Aksaraindonesia.id) – Sebuah alat pengering ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, meledak pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 18.51 WIB. Ledakan itu membuat bangunan rusak parah dan seorang pekerja mengalami luka bakar.

Rekaman CCTV memperlihatkan momen ketika ledakan terjadi saat para pekerja sedang membersihkan dan mengeringkan ompreng—wadah makan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beberapa pekerja tampak berlarian keluar ruangan, bahkan ada yang terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari puing bangunan.

Korban luka diketahui bernama Angga Mohamad Tohari (28), warga setempat. Ia menderita luka bakar di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi.

“Saat proses pembersihan dan pengeringan, tiba-tiba alatnya meledak. Satu rekan kami terluka,” ujar salah satu pekerja, Andika David.

Warga sekitar juga dibuat panik. Sapar, salah satu warga, mengaku mendengar suara dentuman yang sangat keras.

“Ledakannya kencang banget, warga keluar semua. Tapi tidak ada warga yang jadi korban,” katanya.

Tak lama setelah insiden, petugas Polres Ngawi dan Polsek Ngawi Kota datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Kapolsek Ngawi, AKP Jais Bintoro, mengatakan dugaan awal ledakan dipicu kebocoran gas elpiji pada alat pengering ompreng.

“Kami masih menyelidiki penyebab pastinya. Dugaan sementara berasal dari gas elpiji pada alat pengering,” ujarnya.

Polisi telah memasang garis pembatas di sekitar bangunan. Selain memeriksa pekerja dan penanggung jawab dapur, petugas juga menilai kerusakan yang terjadi pada struktur SPPG.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab ledakan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

5-5-2026

Arsip Berita :