

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Gelombang simpati mengalir untuk ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, yang tumbang akibat dugaan keracunan usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jajaran Polresta Sidoarjo bersama jamaah masyarakat menggelar doa bersama memohon kesembuhan para santri di Masjid Al Ikhlas Mako Polresta Sidoarjo, selepas ibadah Salat Jumat (4/9/2026).
Prosesi doa yang dipimpin oleh Ustadz H.M. Luqman Hakim tersebut berlangsung khusyuk. Dalam tausiahnya, ia mengajak masyarakat merapatkan barisan untuk mendoakan pemulihan para santri agar bisa kembali menimba ilmu di pesantren.
”Mari kita doakan saudara-saudara kita, para santri yang tengah dirawat, agar segera diangkat penyakitnya. Semoga insiden serupa tidak terulang kembali,” ujar Luqman di hadapan jamaah.
Luqman juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan seluruh penanganan hukum maupun investigasi medis kasus ini kepada pihak yang berwenang.
Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menegaskan bahwa aksi spiritual ini merupakan wujud empati mendalam serta ikhtiar memohon perlindungan dari Sang Pencipta.
”Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami bersama warga untuk mengetuk pintu langit. Kami berdoa agar para santri dan keluarga besar Ponpes Manbaul Hikam segera diberi pulih total, sehingga kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal,” tutur Christian.
Christian turut berharap iklim kondusif serta keamanan di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap terpelihara dengan baik di tengah penanganan musibah ini.

