

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya terus berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman dan siap tanggap darurat. Guna mengantisipasi potensi bahaya di lingkungan kerja, UHT menggelar Pelatihan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran bagi seluruh elemen sivitas akademika di Ruang Seminar Lantai 2 Gedung Rektorat UHT, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Biro Kerumahtanggaan UHT, Aloysius Sugiyarto, ATT-III, serta menghadirkan Kabid Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Ridlo Noor Wahab, S.T., M.K.K.K., sebagai pemateri utama.
Aloysius menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal praktis. Pemahaman teori mengenai teknik penanganan kebakaran menurutnya wajib diimbangi dengan keterampilan teknis menggunakan peralatan secara aman dan tepat.
”Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara aktif, baik pada sesi materi maupun praktik. Manfaatkan sesi tanya jawab dan praktik lapangan dengan sebaik-baiknya, serta selalu utamakan faktor keselamatan,” tegas Aloysius.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan di lingkungan kampus bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam memperluas wawasan pencegahan bahaya di tempat kerja.
”Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi kita semua dan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya apabila terjadi kebakaran di lingkungan Universitas Hang Tuah,” lanjutnya.
Simulasi APAR hingga Operasional Hydrant
Pelatihan yang diikuti perwakilan berbagai satuan kerja dan fakultas ini tak hanya diisi dengan teori. Usai menerima materi dasar pengenalan jenis kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), peserta langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan simulasi pemadaman secara mandiri.
Praktik penggunaan APAR digelar langsung di area Workshop Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK). Peserta diajak mempraktikkan teknik pemadaman api secara dini agar sigap ketika menghadapi situasi darurat sesungguhnya.
Tidak berhenti di situ, simulasi dilanjutkan dengan edukasi penggunaan sistem hydrant di Gedung Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UHT. Dalam sesi ini, peserta dilatih mengoperasikan perangkat hydrant, memperkuat koordinasi tim, serta menerapkan standar keselamatan kerja saat pemadaman berlangsung.
Melalui pembekalan komprehensif ini, UHT berharap seluruh peserta dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan serta responsif terhadap potensi keadaan darurat di lingkungan kampus.

