
Kalabahi (Aksaraindonesia.id) – Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H. punya cara unik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam dua hari terakhir, ia turun langsung ke rumah ibadah — gereja dan masjid — untuk menyampaikan pesan moral sekaligus menguatkan nilai persatuan dan toleransi di Kabupaten Alor.
Pada Minggu sore (19/10/2025), AKBP Nur Azhari menghadiri ibadah di Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Kecamatan Teluk Mutiara. Di hadapan jemaat, ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Kapolres mengungkapkan, hingga September 2025 Polres Alor mencatat 545 laporan kasus kriminalitas. Menariknya, 85 persen pelaku diketahui jarang atau bahkan tidak pernah beribadah.
“Mereka yang rajin beribadah sudah baik, tapi tugas kita belum selesai. Kita harus menyadarkan saudara-saudara kita yang masih tersesat agar menjauhi kebiasaan mabuk-mabukan dan tidak mengganggu ketertiban,” ujar AKBP Nur Azhari.
Menurutnya, peredaran minuman keras menjadi pemicu utama tawuran dan gangguan Kamtibmas di Alor. Karena itu, pihaknya terus melakukan razia dan penertiban. “Namun hingga tadi malam masih terjadi tawuran yang diduga akibat miras,” katanya.
Dalam arahannya, Kapolres juga menyinggung soal kesalahpahaman terhadap ayat 1 Timotius 5:23 yang sering dijadikan alasan untuk meminum anggur. Ia menegaskan ayat tersebut ditujukan untuk orang sakit, bukan pembenaran bagi yang sehat.
AKBP Nur Azhari menutup pesannya dengan mengajak tokoh agama, masyarakat, dan pemuda agar menjadi pelopor kebaikan serta ikut mendukung upaya kepolisian menekan peredaran miras. “Saya berharap remaja gereja dan seluruh generasi muda peduli terhadap lingkungan dan bersama Polri menjaga Kamtibmas demi mewujudkan Alor yang aman dan damai,” pungkasnya.