

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Lembaga riset Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis survei evaluasi kinerja kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana setelah 1,5 tahun menjabat sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Hasil survei yang dirilis dalam rangka Harlah ARCI ke-8 ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat Sidoarjo berada di angka 70,6 persen.
”Semenjak dilantik pada 20 Februari 2025 yang lalu, sudah 1,5 tahun. Survei yang dilakukan ARCI pada 1-10 Agustus 2026 ini melihat bagaimana persepsi masyarakat terhadap pasangan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo,” ujar Direktur ARCI Nanang Haromain, Rabu (26/8/2026).
Nanang menyebutkan, tingkat kepuasan publik mengalami tren penurunan gradual dari ekspektasi awal yang sangat tinggi. Kendati demikian, penerimaan masyarakat masih tergolong baik.
Dinamika Tren Kepuasan Publik
“Dari awal dilantik ada ekspektasi tertinggi masyarakat di angka 84,9 persen. Dalam perjalanannya ada dinamika yang direspons masyarakat hingga sempat stuck dan kini di angka 70,6 persen. Istilah islah atau rekonsiliasi ditanggapi positif, masyarakat masih berharap banyak pasangan ini bisa merealisasikan janji politiknya,” jelas Nanang.

Selain memotret tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan daerah, survei ARCI juga mengukur Peta Kekuatan Politik dan elektabilitas partai politik (parpol) di Kabupaten Sidoarjo apabila Pemilu digelar saat ini. Konstelasi politik menunjukkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih mendominasi dukungan warga, disusul oleh Partai Gerindra dan Partai Golkar yang terus menempel ketat di papan atas.
Berikut rincian elektabilitas partai politik di Sidoarjo berdasarkan hasil survei ARCI per Agustus 2026:

Survei ini menggalang 800 responden di 18 kecamatan menggunakan metode multistage random sampling (10 responden per desa secara proporsional) dengan wawancara tatap muka.
”Survei ini mencoba jujur dan objektif memotret lapangan tanpa kepentingan apa pun. Ini bentuk tanggung jawab akademis kami di HUT ke-8 ARCI untuk memberikan masukan konstruktif bagi Pemkab Sidoarjo,” pungkas Nanang.

