

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pemkab Sidoarjo memastikan para atlet lokal tidak perlu khawatir kehilangan masa depan akademis saat berjuang mengukir prestasi di gelanggang olahraga. Jaminan keseimbangan antara karier olahraga dan jenjang pendidikan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi.
Komitmen tersebut disampaikan Subandi sewaktu melepas kontingen Pagar Nusa Sidoarjo yang bertolak menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) X Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi, Rabu (23/9/2026).
Subandi menyebut bahwa para atlet merupakan aset berharga daerah yang berhak mendapatkan pengawalan penuh, termasuk akses pendidikan yang layak mulai dari tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi.
”Anak-anak ini aset masa depan Sidoarjo yang wajib kita kawal. Prestasi jalan, pendidikan tidak boleh keteteran. Jangan sampai fokus tanding lalu sekolahnya terbengkalai,” ujar Subandi di Pendopo Delta Wibawa.
Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan skema beasiswa berprestasi serta menjalin kolaborasi dengan sejumlah kampus di Sidoarjo dan Surabaya. Tak berhenti di sektor pendidikan, Pemkab juga mengarahkan jajarannya untuk memikirkan jaminan karier atau lapangan kerja bagi para atlet seusai gantung sarung.
”Saya sudah minta Sekda dan jajaran untuk menyiapkan jalur masa depan mereka, termasuk peluang kerja. Pemerintah tidak boleh lepas tangan saat masa keemasan mereka sebagai atlet sudah lewat,” tegasnya.
Pada ajang Kejurwil yang berlangsung 24–27 September 2026 di Banyuwangi tersebut, Sidoarjo menerjunkan kekuatan sebanyak 57 atlet didampingi 13 orang jajaran pelatih dan ofisial.
Subandi pun berpesan agar seluruh anggota kontingen bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas serta membawa pulang hasil terbaik untuk mengharumkan nama daerah.
”Jaga fisik, jaga nama baik keluarga dan daerah. Bertandinglah sejujurnya demi Sidoarjo,” tutup Subandi.

