DPRD Sidoarjo Dorong Perusahaan Utamakan Pekerja Lokal Demi Atasi Angka Pengangguran

Siska Prestiwati
3 Nov 2026 11:20
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini masih berada di angka 5,75 persen. Berbagai langkah strategis digencarkan, salah satunya melalui penyelenggaraan Job Fair Hybrid 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlangsung dari 29 Oktober hingga 5 November 2026.

​Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, menyatakan dukungannya penuh terhadap pelaksanaan bursa kerja ini. Meski angka pengangguran berangsur turun, ia menilai angka 5,75 persen masih menjadi tantangan krusial yang harus diselesaikan.

​”Kami dari DPRD Kabupaten Sidoarjo sangat mendukung dengan adanya kegiatan Job Fair terbuka seperti ini,” ujar Abdillah Nasih, Selasa (3/11/2026).

​Perluasan Bursa Kerja hingga Tingkat Kecamatan

​Lebih lanjut, Nasih mengusulkan agar kegiatan bursa kerja ke depannya dapat diperluas dan dipertajam hingga menyentuh tingkat kecamatan. Menurutnya, pendekatan berbasis wilayah lokal ini memiliki banyak keunggulan ganda.

​”Pendekatan berbasis wilayah lokal ini tidak hanya berdampak bisa mengurangi pengangguran, tetapi ini bisa mengurangi potensi kemacetan dan gas emisi bila pekerja diambil dari lingkungan sekitar,” jelasnya. Ia memastikan pihak DPRD Kabupaten Sidoarjo akan memberikan sokongan penuh, termasuk dari sisi penganggaran untuk program penanggulangan pengangguran.

​Soroti Proporsi Pekerja dan Desak Komitmen Perusahaan

​Dalam kesempatan yang sama, Nasih juga menyoroti pentingnya komitmen dari dunia industri atau perusahaan untuk lebih mengakomodir tenaga kerja lokal.

​Berdasarkan data evaluasi dewan, proporsi penyerapan tenaga kerja di Sidoarjo saat ini masih didominasi oleh pekerja luar daerah. Tercatat, perbandingan penyerapan tenaga kerja berada di angka 45 persen pekerja lokal berbanding 55 persen pekerja luar Sidoarjo.

​”Kami mendorong pihak industri agar memiliki komitmen kuat mengutamakan tenaga kerja lokal,” tegas Nasih.

​Menanggapi anggapan miring terkait etos kerja tenaga lokal yang kerap dinilai kurang dibanding pekerja luar daerah, Nasih menegaskan bahwa hal tersebut dapat diatasi melalui intervensi pelatihan dan pendidikan yang tepat.

​”Perusahaan tentu punya kualifikasi teknis tertentu, baik tenaga kasar maupun terampil. Saya yakin pekerja lokal jika diberikan pemahaman yang bagus, dilatih, dan dididik pasti akan mampu memenuhi standar industri,” pungkasnya.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia