
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Polresta Sidoarjo resmi menggelar Operasi Patuh Semeru 2026. Operasi penertiban lalu lintas ini dilangsungkan mulai hari ini, Senin (26/10/2026), hingga dua pekan ke depan sampai 8 November 2026.
Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra digelar di lapangan Mako Polresta Sidoarjo. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sidoarjo serta diikuti oleh personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi ini menggarisbawahi bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.
”Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, semoga budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh dan mengakar di masyarakat. Tentunya melibatkan sinergi antara aparat, stakeholder terkait dan warga, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ujar AKBP Bobby.
Dalam pelaksanaannya, Polresta Sidoarjo membidik delapan target pelanggaran utama yang menjadi sasaran operasi, meliputi:
Meski mengutamakan edukasi, pendekatan persuasif, dan pelayanan humanis agar masyarakat semakin sadar aturan, polisi tetap memberlakukan penegakan hukum. Sistem tilang manual akan diberlakukan untuk melengkapi sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang selama ini sudah berjalan.

