Kiri, Ketua Pengurus YPCU, Bachrul Amiq memberikan songkok ke salah satu peserta Kegiatan ‘Khitan Bahagia’ didampingi Rektor UnitomoSurabaya (Aksaraindonesia.id) – Hari jadi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menjadi momen penting untuk memberi manfaat kepada banyak orang, melalui aksi sosial bertajuk “Khitan Bahagia”.
Bertempat di lingkungan Kampus Unitomo, kegiatan khitan massal ini dilaksanakan secara kolaboratif atas kerja sama sinergis dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nurul Hayat, Kamis (25/6/2026).
Sekitar 140 anak dari berbagai wilayah tampak sangat antusias mengikuti prosesi khitanan yang menggunakan metode laser modern di Ruang OSCE Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unitomo.
Selain mendapatkan fasilitas tindakan medis secara gratis, para peserta juga dimanjakan dengan berbagai benefit seperti uang saku, bingkisan perlengkapan pasca-khitan, kaos peserta, hingga paket peralatan sekolah baru.
Dekan Fikes Unitomo sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Arkha Rosyaria B., menyampaikan bahwa agenda pengabdian masyarakat ini merupakan wujud nyata kontribusi konkret bidang kesehatan kampus kepada warga yang membutuhkan.
“Kami berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan medis terbaik, higienis, dan aman bagi anak-anak melalui penerapan metode laser yang minim rasa sakit serta memiliki waktu penyembuhan yang relatif lebih cepat. Tidak hanya penanganan medis profesional dari tim ahli Fikes dan Nurul Hayat, kami juga memastikan seluruh peserta pulang dengan perasaan riang gembira melalui pembagian bingkisan menarik dan uang saku khusus sebagai bentuk penghargaan atas keberanian mereka hari ini”, ujar Arkha saat meninjau langsung jalannya proses sterilisasi medis.
Di tempat yang sama, Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah secara resmi membuka jalannya acara sekaligus memimpin prosesi simbolis pemakaian songkok serta perlengkapan sekolah kepada perwakilan peserta khitan. Dalam sambutan hangatnya, Prof. Siti Marwiyah menegaskan esensi penting bagi institusi perguruan tinggi untuk senantiasa menebar kemanfaatan sosial yang nyata di usia kampus yang kini telah menginjak masa matang.
“Perayaan Dies Natalis ke-45 Unitomo tidak boleh hanya menjadi ajang selebrasi seremonial internal belaka, melainkan wajib membawa dampak positif yang dirasakan langsung oleh kesejahteraan masyarakat luas. Kegiatan ‘Khitan Bahagia’ bersama Nurul Hayat ini adalah bukti pengabdian kami, dan kami berharap bingkisan sekolah ini dapat memicu semangat belajar baru bagi mereka,” tutur Rektor perempuan pertama Unitomo tersebut.
Kemeriahan jalannya acara sudah terasa kental sejak pagi hari ketika proses registrasi nomor urut peserta resmi dibuka di Aula Unitomo sejak pukul 07.00 WIB.
Suasana sakral sekaligus meriah semakin membuncah berkat lantunan musik hadrah religius dari grup Banjari UKKI yang mengiringi arak-arakan anak-anak peserta khitan, ditambah pula dengan penampilan menyanyi yang menghibur dari Angel dkk di ruang tunggu kelas guna meredakan ketegangan psikologis anak-anak.
Setelah seluruh rangkaian seremonial pembukaan, penayangan dokumenter Nurul Hayat, serta sesi foto bersama sukses dituntaskan, para peserta secara tertib memasuki ruang tindakan medis. Didukung penuh oleh jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), sinergi mulia ini berhasil ditutup dengan sesi ramah tamah dan dokumentasi akhir yang penuh kehangatan.