Pemkab Sidoarjo Serahkan Santunan ke Keluarga Korban Kecelakaan dan Kades Buncitan

Siska Prestiwati
8 May 2026 11:37
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pemkab Sidoarjo memberikan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua keluarga yang tengah berduka, yaitu keluarga korban kecelakaan di Jalan Tingkar Timur serta keluarga almarhum Kepala Desa Buncitan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi pada Jumat (8/5/2026).

Santunan pertama diberikan kepada keluarga almarhum Jumali, pekerja Save N Lock Estate Management yang meninggal akibat kecelakaan. Penyerahan dilakukan di kediaman keluarga, Perum Taman Candi Loka, Candi, Sidoarjo. Bupati hadir bersama Kepala Disnaker Sidoarjo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo.

Total santunan yang diterima keluarga mencapai Rp314.599.858. Rinciannya: santunan kecelakaan kerja Rp249.193.968, santunan berkala Rp12 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, dan saldo JHT Rp43.405.890. Subandi berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk biaya sekolah anak-anak almarhum.

“Musibah tidak ada yang tahu. Dengan kejadian ini, kita harus semakin waspada dan hati-hati. Pemerintah juga akan melakukan koreksi serta perbaikan,” ujar Subandi.

Pada hari yang sama, Bupati juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum Mujiyono, Kepala Desa Buncitan, di rumah duka Swan Regency Graha Sedati Mas. Keluarga menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp47.341.987 yang mencakup Jaminan Kematian (JKM), JHT, dan Jaminan Pensiun. Selain itu, keluarga juga akan mendapatkan manfaat Jaminan Pensiun yang disalurkan secara berkala.

Subandi menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga diberi kekuatan. “Alhamdulillah hari ini kami bisa bertakziah ke keluarga almarhum Kades Mujiyono. Semoga almarhum diterima di sisi Allah,” ungkapnya.

Ia

menegaskan bahwa seluruh perangkat desa di Sidoarjo, mulai kepala desa hingga ketua RT, telah masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh iuran ditanggung oleh Pemkab Sidoarjo sebagai bentuk perlindungan kerja.

“Kami sudah mengikutsertakan semua aparat desa dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ini komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan,” kata Subandi.

Selain aparat desa, Pemkab Sidoarjo juga menanggung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kader Posyandu, petani, dan nelayan. Program ini diharapkan memberi rasa aman dan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat.

13-03-2026

5-5-2026