
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) –Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih mengajak generasi muda untuk terus mengasah kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menilai, pemuda saat ini harus menjadi sosok yang multitalenta dan tangguh di tengah pesatnya arus digitalisasi.
Menurut Nasih, tantangan generasi muda kini tak hanya berkutat pada kemampuan akademik atau fisik. Lebih dari itu, mereka dituntut mampu beradaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat.
“Anak muda sekarang nggak cukup punya satu dua keahlian saja. Mereka harus bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman yang berubah cepat,” ujar Nasih saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/10/2025).
Ia menambahkan, tantangan bangsa saat ini bukan lagi hanya soal ancaman fisik seperti perang, tapi juga hal-hal yang bersifat sosial. Mulai dari penyalahgunaan narkoba, bullying, hingga perilaku menyimpang di dunia maya menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
“Pemuda harus siap menghadapi berbagai bentuk tantangan zaman ini, termasuk ancaman yang datang lewat dunia digital,” ungkapnya.
Nasih juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi kalangan muda agar tak mudah terjebak informasi hoaks. Ia menilai kemampuan memilah informasi dan bersikap bijak di media sosial menjadi bekal penting dalam kehidupan modern.
“Pemuda harus bisa memanfaatkan dunia digital untuk hal-hal produktif, seperti berinovasi, berwirausaha, atau bahkan mendukung sektor pariwisata dan pemerintahan,” jelasnya.
Ia berharap semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan semata. Lebih dari itu, semangat tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata untuk membangun bangsa.
“Pemuda Sidoarjo harus tampil sebagai agen perubahan. Bukan hanya cakap teknologi, tapi juga punya integritas dan semangat kebangsaan,” pungkasnya.