
Jakarta (Aksaraindonesia.id) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melesat tajam sepanjang sepekan terakhir. Dalam periode 19 Januari hingga 24 Januari 2026, harga emas Antam tercatat naik total Rp 184.000 per gram dan berulang kali mencetak rekor tertinggi baru.
Penguatan harga emas dimulai pada Senin (19/1/2026). Saat itu, harga emas Antam melonjak Rp 40.000 dan menembus level Rp 2,703 juta per gram. Kenaikan ini menjadi sinyal awal reli harga emas sepanjang pekan.
Tren penguatan berlanjut pada Selasa (20/1/2026). Harga emas Antam kembali naik Rp 32.000 pada perdagangan sore hari dan kembali mencetak rekor tertinggi baru.
Pada Rabu (21/1/2026), harga emas Antam kembali meroket dan mencatatkan rekor anyar. Kenaikan tersebut didorong meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Meski demikian, harga emas sempat terkoreksi pada Kamis (22/1/2026). Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2,790 juta per gram, sekaligus turun dari posisi tertinggi sebelumnya.
Koreksi tersebut tak berlangsung lama. Pada Jumat (23/1/2026), harga emas Antam kembali melonjak signifikan Rp 90.000 hingga menyentuh level Rp 2,88 juta per gram dan mencetak rekor tertinggi baru.
Penguatan berlanjut hingga Sabtu (24/1/2026). Harga emas Antam naik tipis Rp 7.000 menjadi Rp 2,887 juta per gram dan menutup perdagangan sepekan dengan rekor tertinggi.
Secara keseluruhan, harga emas Antam tercatat menguat sekitar Rp 184.000 per gram dalam sepekan, mencerminkan kuatnya permintaan investor terhadap emas di tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan.