Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor Dipadati Ribuan Jamaah, UAS hingga Das’ad Latif Hadir

Lailatul Khabiba
8 Jun 2026 23:40
2 minutes reading

Ponorogo (Aksaraindonesia.id) – Ribuan umat memadati Lapangan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (8/6/2026) malam. Mereka menghadiri Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah dai nasional, di antaranya Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar, dan Ustaz Luqmanulhakim. Acara ini menjadi momentum refleksi perjalanan satu abad Gontor sekaligus penguatan nilai-nilai pendidikan dan dakwah yang diwariskan pondok kepada umat.

Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal menegaskan peringatan 100 Tahun Gontor bukan sekadar perayaan. Menurutnya, momen tersebut menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para pendiri sekaligus mensyukuri perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam tersebut.

“Di Gontor semua untuk pendidikan. Tidak ada satu detik yang tidak untuk mendidik. Seratus tahun Gontor bukan perayaan, tetapi peringatan agar kita terus mengingat perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri,” kata Hasan dalam sambutannya.

Hasan menyebut berbagai capaian yang diraih Gontor selama satu abad harus menjadi bekal untuk melanjutkan perjuangan pendidikan dan pengabdian kepada umat.

“Menegakkan dan menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan harus terus dilanjutkan agar Gontor semakin bermanfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Luqmanulhakim yang juga alumni Gontor mengajak para lulusan untuk tetap menjaga hubungan dengan pondok dan para kiai.

“Ketika sudah lulus, jangan lupa kembali ke pondok dan meminta ridha para kiai,” pesannya.

Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif menilai Gontor telah berhasil menjadi lembaga pendidikan Islam yang diterima oleh berbagai kalangan dan daerah di Indonesia.

“Harapan saya Gontor tetap menjadi pondok modern yang mampu diterima di mana saja dan memberi manfaat bagi siapa saja,” kata Das’ad.

Pada sesi penutup, Ustaz Abdul Somad mengajak jamaah untuk mensyukuri keberadaan Gontor yang selama satu abad telah melahirkan banyak tokoh dan sumber daya manusia yang berkiprah di berbagai bidang.

Menurutnya, keberhasilan Gontor tidak lepas dari sistem pendidikan yang memadukan penguatan akidah, penguasaan bahasa, kepemimpinan, organisasi, serta pembentukan karakter.

“Semoga Allah memperbanyak pondok seperti Pondok Modern Darussalam Gontor yang terus melahirkan orang-orang baik untuk umat dan bangsa,” ujar UAS.

Tabligh Akbar yang berlangsung hingga malam hari itu diikuti ribuan santri, alumni, guru, dan masyarakat dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor yang akan mencapai puncaknya pada September 2026.

5-5-2026

Arsip Berita :