BNPB Targetkan Pencarian Korban Ponpes Al Khoziny Rampung Hari Ini, Diperkirakan 13 Jenasah Masih Tertimbun

Siska Prestiwati
6 Oct 2025 10:02
2 minutes reading

Sidoarjo (aksara Indonesia.id) – Proses pencarian korban reruntuhan bangunan mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dikebut tim SAR gabungan. Hingga Minggu (5/10/2025) malam, total 158 korban telah dievakuasi dari lokasi.

Dari jumlah itu, 104 orang selamat, 54 meninggal dunia, dan 5 bagian tubuh (body part) ditemukan. Tim masih memperkirakan ada sekitar 13 orang yang tertimbun di antara reruntuhan bangunan.

Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan, BNPB memberikan perhatian penuh terhadap tragedi ini sesuai arahan Presiden.

“Korban kali ini cukup besar. BNPB memberikan atensi penuh atas perintah Presiden, seperti halnya bencana lain di Ponorogo dan banjir bandang di Bali,” ujar Budi saat memimpin rapat koordinasi di Posko Darurat SAR Sidoarjo, Senin (06/10/2025) pagi.

Ia menargetkan, proses pencarian dan pembersihan puing bisa diselesaikan hari ini. “Kami targetkan hari ini selesai. Basarnas dan Kodim sudah mengatur jadwalnya. Berdasarkan evaluasi terakhir, diperkirakan tinggal 13 orang yang masih dicari,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Misi SAR (SMC) Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo merinci, pencarian pada Minggu malam dimulai pukul 19.04 WIB dengan ditemukannya jenazah ke-59 di sektor A3. Selang beberapa menit, korban ke-60 hingga ke-66 kembali ditemukan di sektor A2 dan A3 hingga pukul 21.47 WIB.

“Setelah korban terakhir ditemukan pukul 21.47, pencarian sempat dihentikan sementara karena tim konstruksi perlu memaksimalkan pembersihan material menggunakan alat berat,” kata Yudhi, senin (06/10/2025) pagi.

Menurutnya, ada dua pilar beton besar di sektor A2 yang masih menempel dan berisiko roboh, sehingga perlu penyangga tambahan saat proses pemotongan. “ITS dari Muji akhirnya memotong bagian itu, dan bangunan yang disanggah kini sudah aman,” jelasnya.

Yudhi menambahkan, pencarian dilanjutkan kembali dini hari. “Sekitar pukul 03.35 pagi, satu jenazah lagi berhasil dievakuasi,” ujarnya.

Hingga kini, total 54 jenazah telah ditemukan, terdiri dari 49 jenazah utuh dan 5 bagian tubuh. Sebanyak 10 korban telah teridentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.

13-03-2026

5-5-2026