
Maria Endang Pegiwati – aksaraindonesia.id
Jombang (aksaraindonesia.id) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Al-Iklas Dusun Krembung Desa Mojokambang, Jombang, dimeriahkan dengan tradisi unik rebutan alat dapur yang sarat makna. Acara yang digelar pada Rabu lalu (10/9/2025) ini menjadi momentum bagi warga untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kesadaran spiritual.
“Dalam peringatan Maulid Nabi ini, warga Dusun Krembung juga dapat meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Dengan meneladani sifat-sifat mulia ini, warga dapat menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT, ” ucap salah satu tokoh masyarakat setempat, yang juga Ketua Krembung Berbagi, Subagyo, Senin (22/9/2025).
”Semoga peringatan Maulid Nabi di Dusun Krembung dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memperingati Maulid Nabi dengan penuh makna dan hikmah. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat,” tambahnya.
Meskipun saat itu, hujan deras mengguyur lokasi acara, antusiasme warga tidak surut. Mereka tetap berbondong-bondong datang untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi yang dimeriahkan dengan seni Banjari Remaja Mushola Al-Ikhlas dan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Gus Daniel Gondrong dari Tambak Beras Jombang.
Gus Daniel dalam tausiahnya menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Tradisi rebutan alat dapur ini menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan dalam peringatan Maulid Nabi di Dusun Krembung.
Kegiatan ini menggambarkan semangat dan kebersamaan warga dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Alat dapur yang direbutkan merupakan simbol dari kebersamaan dan gotong royong dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi di Dusun Krembung ini juga menunjukkan bahwa tradisi dan budaya dapat menjadi sarana untuk memperkuat iman dan meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat.
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan amal ibadah.